Hikmah Hidup : Tukang Cerita 300 Ribu Per Bulan

Perjalalanan ke daerah dan berjumpa dengan beragam keunikan adalah hal yang selalu bikin saya terkaget-kaget

Seperti ketika mengetahui profesi seorang sutris, siang harinya jualan burung, malam harinya jadi tukang cerita

Ya, tukang cerita, begitulah sutris menyebut profesinya

Jam 10 malam dia datang ke rumah salah satu warga, tugasnya menemani sampai pagi, rutin dilakukan setiap hari

Warga itu keluhannya gak bisa tidur, susah tidur malam, istri dan anaknya tentu gak sanggup berjaga sepanjang malam menemani

Jadilah sutris tukang cerita sewaan, tugasnya bercerita apa aja, terserah, gak ada konsepnya

“Kalo capek atau gak ada bahan cerita gimana?” saya mulai penasaran sama aktifitas malamnya sutris

“Ya, saya dengerin aja orang itu cerita, saya jadi pendengar”

Sutris dibayar 300 ribu per bulan dengan profesi tukang cerita malam

Kadang saya kaget sekaligus terpesona, orang Indonesia itu kreatif dan selalu ada celah solusi sederhana

Profesi tukang cerita atau tukang mendengarkan ini solusi bagi orang stress yang butuh teman.

Sutris butuh uang, orang yg menyewa jasanya butuh teman. Klop

Berbeda dengan psikolog, sebab sutris benar-benar hanya modal kopi dan telinga, gak ada kuesioner atau analisis psikologis. Kemampuan mendengarkan yg mumpuni, hal yang jarang dimiliki psikolog kaliber wahid sekalipun

Kita yang hidup di perkotaan yang mulai kehilangan sentuhan, obrolan hangat, kebahagiaan didengarkan dan ditemani dalam sepinya keramaian. Mungkin dalam nama yang berbeda, bisa jadi profesi tukang cerita atau tukang mendengarkan ini bakalan jadi profesi zaman now

Kita pelan – pelan jauh dari sentuhan, ngobrol sambil ngopi bertatapan, tertawa lepas, berkenalan sambil jabat tangan, saling bertanya kabar berhadapan

Padahal hormon endorphin salah satunya diproduksi tubuh dengan cara-cara seperti di atas supaya sistem immune tubuh kita makin keren

Beberapa tahun ke depan, kalo sanggup beli robot buat menemani silakan aja, kalo belum sanggup bisalah sewa tukang cerita atau tukang mendengarkan semacam sutris

Berkah rezekinya yaaah mas sutris. Aamiin

Sampeyan kereeeen

@dauriebintang

Leave a Comment