Pikiran Kemakmuran

Ada seorang wanita cantik berdiri di dekat halte dekat jembatan semanggi di jalan jendral sudirman Jakarta. Waktu menunjukan pukul 12 tengah malam. Wanita cantik, semampai, putih tersebut berpakaian rapih sesekali melihat jam di tangan kanannya. Ada beberapa orang berdiri bersamanya, namun sang wanita ini menarik perhatian karena cantiknya terlihat. Sekelabat melihat, usia tak lebih 25 tahun mudah tertebak. Make up tipis saja sehingga cantik alami terpancar.

Sesaat anda adalah seseroang yang sedang mengendarai mobil anda berjalan perlahan didepan halte tersebut. kira-kira apa yang terbersit pertama kali dalam pikiran anda tentang wanita cantik yang ada disisi kiri jalan ini yang disorot jelas oleh lampu mercuri dekat halte?

Pasti ada yang mengatakan, ini pasti cewek nakal sedang menjajakan diri. Ada juga yang mengatakan dalam hatinya wanita ini pulang kerja shift malam dari hotel di bilangan semanggi ini. Dan macam-macam lagi. Yang pasti ada yang positif ada yang negative. Keduanya bergantung apa template kepala anda masing-masing.

Dan bagaimana template dikepala seseorang tercipta? Mengapa berbeda manuisa satu dengan lainnya? . kerena berbeda itulah manusia output/hasilnya berbeda-beda juga. Ada yng sukses, ada yang biasa saja dan beragam dhasillainnya.

Template jalannya pikiran atau mind map tercipta karena sesuatu berulang-ulang terjadi dalam perjalanan hidupanya. Misalnya, seseroang membaca Koran lampu merah, pos kota dan banyak lagi berita yang isinya hal negative, walaupun ini adalah fakta dan setiap hari dijejali dengan berita maksiat, criminal bisa dibayangkan apa template otak nya kira-kira kalau selama 5 tahun dia memperolah hal ini.

Disisi lain, apa yang terjadi jika seseorang membaca Koran bisnis, majalah bisnis, buku selh improvement selama 5 tahun. Template apa yang dia miliki?

Dan jika sekiranya keduanya berjalan bersama dalam mobil, lalu melihat fenomena wanita cantik diatas, bisakah anda menebak apa isi pikiran masing-masing orang tersebut?

Dasar pemikiran anda ingin berubah?

Dalam memutar roda selalu ada hal yang memberatkan. Sama juga dalam melakukan perubahan mindset ini. maka selain keyakinan keyakinan lingkungan yang mempengaruhi ada juga hal yang harus anda jaga setelah anda melakukan perubahan. Jika ini tidak dijaga, kita akan kembali lagi menjadi kita yang lama.

Sebagaimana kita semua tahu, pandangan dan reaksi kita terhadap kejadian dalam hidup kita ditentukan oleh dasar-dasar pemikiran kita sendiri. Dasar pemikiran tersebut adalah keyakinan-keyakinan, pendapat-pendapat, dan kesimpulan-kesimpulan yang kita tarik sebagai masukan dari pengalaman yang kita terima sejak kecil.

Hal-hal tersebut yang membentuk “self consept”, seberapa kita yakin dengan diri kita, dan inilah FILOSOFI hidup kita. Semakin kukuh dasar pemikiran tersebut semakin yakin kita dengan “kebenarannya”.

Pada akhirnya dasar inilah yang menjadi pengendali apapun yang kita lakukan, kerjakan dan rasakan.

Jika kita yakin kita adalah seorang yang penuh dengan talenta, dengan semangat, ramah dan populer, sehat dan kehidupan yang indah…dasar-dasar pemikiran ini lah yang akan membawa kita kepada penetapan sasaran hidup.

Jika sahabat belum memiliki template dasar tersebut, lakukan perubahan, pasang template dasar tersebut dalam diri anda.

Lakukan seperti saya pernah lakukan dan terus saya lakukan. Ingat: yang penting bukan apa yang terjadi kepada anda didalam kehidupan ini tetapi BAGAIMANA REAKSI ANDA.

Juga bukan dari mana ASAL anda tetapi KEMANA tujuan anda dan bagaimana anda mencapainya. Sungguh tujuan anda hanya dibatasi oleh imaginasi anda. Karena imaginasi tak terbatas jadi tujuan anda sesungguhnya menjadi tak terbatas. Inilah dasar pemikiran dan keyakinan yang anda perlukan untuk menunjang potensi anda.

Dobrak Mitos

Sayangnya, terdapat berbagai mitos yang kita dengar selama kita tumbuh mnjadi dewasa. Mitos ini bisa menjadi PENYABOT harapan-harapan anda dalam meraih sukses, meraih kebahagiaan, dan kepuasan dikemudian hari.

Misalnya:
Merasa “ sudah tua”. Merasa “ takdir hidup susah”. Perasaan

“anda kurang pintar”. Perasaan seperti ini adalah dasar pemikiran yang menimbulkan rasa rendah diri dan tidak mampu. Anda berasumsi bahwa orang lain lebih mampu hanya karena merasa saat ini mereka berprestasi lebih baik dari anda.

Perasaan rendah diri ini menetap jauh di lubuk “self consept”.

Dari mana ide “anda kurang pintar” itu? Tentunya masa lalu anda memberi sumbangan terbesar. Bisa didapat dari orangtua yang kurang faham mendidik anda. Bisa didapat dari lingkungan. Anda yang sering diabaikan yang kurang mendapat perhatian yang kurang mendapat kepercayaan yang kurang mendapat waktu, sehingga anda mulai membentuk “keyakinan” anda yang kurang mampu. Itu mitos! Itu tidak benar. Sudahi sekarang juga!!!

Mulailah berbicara hal yang positif tentang anda dengan hati riang, berulang ulang.

Kata-kata yang paling berpengaruh dalam kosakata anda adalah kata-kata yang biasa anda katakan kepada diri anda sendiri dan kemudian anda yakini kebenarannya. Dialog dengan diri sendiri merupakan penentu 95% emosi anda.

Ingat, ketika anda berbicara dengan diri sendiri, otak anda menerima kata-kata sebagai perintah. Your wish is a command!

Pikiran tersebut menyebar keseluruh tubuh kemudian menyesuaikan dengan perilaku, citra diri, dan tindakan anda sesuai dan cocok dengan kata-kata anda.

Oleh karena itu, mulai sekarang kalau kita berbicara dengan diri sendiri gunakan kata-kata yang sebenarnya kita inginkan TERJADI pada dalam diri kita. Kata-kata yang kita inginkan. Dengan bahasa lain: hindari mengatakan apa-apa tentang diri kita sesuatu yang TIDAK KITA HARAPKAN akan terjadi.

Katakan kata-kata hanya yang ingin terjadi dalam diri anda. Katakan dengan berulang-ulang kata-kata yang memberi pengaruh positif dalam diri anda. Ingat bahkan celetukan tentang hal diluar diri anda kembalinya ke anda. Jadi celetuk, komentar, opini, pendapat, berkata-kata dalm diskusi, dalam dialog…hanya yang akan membuat anda menjadi lebih baik.

Mengeluh, curhat, sharing hanya yang baik.

Kata-kata: saya bisa, ini mudah, asyik, fun, saya yang terbaik, ini milik saya, dunia menyenangkan, adalah sebuah program untuk dasar self concept anda. Lakukan mulai sekarang.

Anda Patut Mendapat Yang Terbaik

Sebagai akibat sinikal seringnya kita mendengar keluhan, seperti kata-kata: krisis ekonomi, susah dapat uang, susuah cari kerja, dunia emang keras, dan lain sebagainya. Juga kritikal perusak yang anda terima pada masa lampau, kemudian manusia memiliki satu lagi mitos kepercayaan yang merugikan. Kepercayaan ini adalah anda “tidak berhak” atas kesuksesan.

Ini sering terjadi pada mereka yang hidup dari keluraga yang terbatas pengetahuannya. Lingkungan yang marginal. Kurang pendidikan. Jadi ada mitos yang dipercaya oleh lingkungan seperti bahwa orang miskin penuh hikmah dan nilai-nilai luhur sementara orang kaya penuh dengan dosa. Ada pula yang mengatakan banyak harta membuat beban di akhirat nanti. Juga kata-kata, sudah takdir kita memang begini , atau kata-kata abis pemerintah gak urusin kita. Ini cukup heran mengapa hal yang terjadi kepada diri kita dipersalahkan orang lain?!

Sebuah kepercayaan “yang masalah diluar kita”. Masih ingat orang yang suka menunjuk tulisan terdahulu? Jika yang mereka tunjuk adalah hal sinikal dan negatif dan terjadi diluar dirinya maka dia memiliki “kesadaran kemakmuran rendah”.

Seorang yang memiliki kesadaran (self concept) kemakmuran yang tinggi, menunjuk keluar hanya positif, menunjuk kedalam lebih positif lagi.

Jika dalam kehidupan kita dibesarkan dengan keadaan negatif dan ingat hanya keadaaan yang negatif namun ternyata kita berhasil mengatasi masalah tersebut. , pikiran kita harus tetap positif dan yang lebih penting lagi “perasaan kita” harus tetap happy dan positif” ,kita pasti sukses.

Saran, sebaiknya kita tetap harus menata “template” dasar-dasar nilai yang telah terbentuk dalam sindiran, kritikan atau sinikal yang pernah anda alami. Hilangkan dengan menatanya di lapisan bawah. Benar anda bisa tutup dengan citra dan pelajaran diawal, dan anda sebaiknya melakukannya secara terus menerus agar tidak muncul kepermukaan.

perhatikan catatan perjalanan hidup saya yang lalu-lalu, dan saya lelah hidup kesandung-sandung, jalan terantuk-antuk.

Disanalakah saya melakukan perenungan sekali lagi. Saya melakukan difinisi ulang pikiran saya. Saya melakukan kata-kata positif lagi terhadap diri sendiri dan dalam dan luar diri terus menerus hingga sekarang hingga masa akan datang. Sekarang saya rubah nilai tersebut, saya ingin mengerjakan yang hal-hal yang saya cintai, bersama orang yang saya cintai, mendapatkan ridho Ilahi, dengan hasil tak terhingga.

Dalam pikiran, tentunya data lama masih ada dan tetap ada namun sebaiknya kita letakan di dasar paling bawah dan meletakan di pikiran data baru yang positif berada dilapisan atas. Namun jujur yang saya tata ini masih berkisar tentang materi. Saya masih harus bejerja keras untuk data tentang kesehatan, hubungan dengan keluarga, mendidik anak, dan lain sebagainya.

Ini adalah bagian dari fractional pelajaran Millionaire Mindset yang saya pelajari ditahun 2001 di negeri seberang yang selalu membekas dalam diri saya. kembali saya buka lembaran tersebut karena banyak hal saya harus tata dalam pikiran ditahun 2018 ini, salah satunya bisnis retail dan mengembangkan diri belajar.#peace

Leave a Comment