Step By Step : Cara Mengelola Emosi Marah, Dendam atau kecewa

Jumpa lagi sahabat.
Apa Kabarnya semua?

Alhamdulilah setelah masuk “Gua Keajaiban”
1 bulan penuh selama Ramadhan…

Mudah-mudahan kita bisa menjadi “Pribadi-pribadi yang Baru” dengan Pemikiran dan Perasaan yang baru.

Paling tidak pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan yang kemarin kurang tepat adanya sudah berhasil kita kenali dan hancurkan bersama proses Ramadhan kemaren. Yangg menurut saya pribadi..
momen yang tepat untuk berkontempolasi.
“Masuk ke dalam diri”

Kadang kita butuh “menscan dan mendefrag komputer” di dalam diri kita sendiri. Yang nantinya berpengaruh sekali pada pemikirn dan perasaan dan kemudian manifest dalam bentuk tindakan atau perilaku.

Tentu saja ini butuh Energi Positif yang cukup besar untuk bisa menebar kebermanfaatan bagi banyak orang

Moment Lebaran kemarin juga membawa kita pada proses Maaf memaafkan.
Pertanyaannya Sudahkah kita memaafkan dan meminta maaf dengan Sempurna?

“Sorry is the hardest word to say”. Begitulah lirik sebuah lagu yang menggambarkan betapa tidak mudahnya memberi dan meminta maaf. Bukan hanya memaafkan orang lain, terkadang memaafkan diri sendiri juga bukan perkara mudah. Dibutuhkan pengorbanan dan keberanian.

Dan perkara memaafkan inilah yang menjadi salah satu Akar Masalah yang Terbesar dalam setiap Masalah yang dihadapi. Yang kemudian muncul dalam bentuk Penyakit di Badan maupun di Jiwa.

Apa artinya memaafkan dengan sempurna?
Cirinya mudah, ketika anda membayangkan atau memikirkan suatu hal yang menurut anda masalah. Apakah masih ada terasa kurang nyaman, berat, semriwing, terasa mengganjal di hati dan pikiran anda???

Atau ketika anda bertemu dengan orang atau subyek yang membuat anda marah atau kecewa. Masih adakah rasa marah atau perasaan2 tidak enak itu?

Atau ketika anda masuk dalam situasi atau lingkungan yang membuat anda marah atau kecewa, anda merasa tidak nyaman?

Jika anda masih merasakan ketidaknyamanan-ketidaknyamanan itu. Artinya anda belum memaafkan dengan sempurna.

Jadi ucapan maaf dgn berjabat tangan, berpelukan apalagi hanya sekedar lewat jari jemari alias lewat HP. Apakah Mampu memberi maaf dan meminta maaf dengan sempurna? Ketika belum sampai pada esensi MAAF itu sendiri.

Padahal, terus-menerus memendam kemarahan hanya akan merugikan diri sendiri. Bahkan apabila rasa benci itu terus menguasai, Anda berisiko menderita banyak penyakit. Orang yang tidak bisa memaafkan umumnya akan merasa lebih cemas, takut, dan pemarah.

Kebencian kronis memiliki efek yang dapat melemahkan Anda. Karena kebencian tersebut akan menimbulkan kemarahan, rasa bersalah, permusuhan, dan sakit hati dari waktu ke waktu.

Emosi bisa melepaskan hormon kortisol, yang bisa berakibat buruk bagi kesehatan Anda.

Di sisi lain, belajar memaafkan memberikan banyak manfaat kesehatan, beberapa diantaranya adalah:

* Meningkatkan respon imun

* Menurunkan tekanan darah

* Meningkatkan tidur

* Mengurangi kecemasan dan depresi

* Meningkatkan harga diri

* Memberikan Anda ketenangan pikiran.

Ini kalau mau diurai lebih rinci lagi panjaaaang sekali daftar ini. Yang menggambarkan efek merusak dari Kemarahan, kebencian, kekecewaan.. Alias kegagalan utk memaafkan dan meminta maaf.

Marah 1 detik 1 juta sel mati

Satu atau dua kejadian buruk di masa lalu janganlah sampai mempengaruhi kehidupan Anda saat ini. Yang lalu biarkanlah berlalu, karena hidup akan terus berjalan. Oleh karena itu, perlu untuk seseorang belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain!

Bagaimana cara memaafkan?

1. TERIMA SITUASINYA.

Apapun yang terjadi di masa lalu tidak bisa diubah lagi, jadi terimalah fakta itu. Tak ada seorang pun yang sempurna.

2. LEPASKAN.

Memaafkan bukan berarti melupakan yang terjadi. Ini berarti Anda tak lagi menciptakan emosi yang sama dengan yang pernah dirasakan lagi dan lagi dalam pikiran. Belajarlah dari situasi dan bergeraklah.

3. HINDARI KATA2 NEGATIF.

Kata-kata memiliki kekuatan tersembunyi. “Tidak”, dan “tak pernah”, akan membuat Anda makin terbenam dalam ingatan masa lalu. Jadi, kalimat seperti “saya tak akan pernah bisa bertemu dengannya,” atau “saya tak akan lupa apa yang telah dia lakukan,” harus dihindari.

4. TULISKAN & HANCURKAN

Tuliskan semua hal yang pernah dilakukan dan Anda rasa salah atau apa yang orang lain lakukan terhadap Anda.

Menulis bisa membantu membersihkan pikiran. Latihan ini akan membantu Anda menemukan masalah-masalah yang belum terselesaikan dalam pikiran Anda. Jika sudah ditulis baca ulang2 dan netralisir.

5. REFRAME atau MAKNAI ULANG

Cari alasan apapun yang bisa membuat hati ini enak dan merasa nyaman lagi.

Misal suami mengecewakan anda. bukan karena dia membenci anda. atau sedang merendahkan anda. Tapi lihatlah dia pun sbg sosok lemah yang belum bisa mengendalikan dirinya sendiri.

6. BERHENTI MENGHAKIMI DIRI SENDIRI

Ijinkan diri Anda untuk berbuat salah. Bersikap baiklah dan cintai diri sendiri. Memilih untuk memaafkan diri kemudian maju selangkah dan lepaskan masa lalu.

Jika Anda merasa telah mengecewakan seseorang, tak ada salahnya Anda menemuinya dan secara langsung minta maaf.

Anda juga harus memahami apa yang pernah Anda perbuat mungkin tak sebesar itu melukai dirinya. Meminta maaf langsung juga akan membebaskan Anda dari derita pikiran.

7. TERIMA ORANG LAIN APA ADANYA

Kita menjadi sulit memaafkan karena kita kadang tidak bisa menerima perlakuan orang lain yang tidak kita kehendaki terjadi pada diri kita.

Kita mungkin tidak siap kalau teman yang begitu baik atau seseorang yang begitu anda percayai bisa mengkhianati. atau mengecewakan anda.

kita mungkin lupa kalau manusia bisa saja melakukan kesalahan dan khilaf. Bagian dari kondisi manusiawi manusia.

8. TURUNKAN HARAPAN ANDA

Baik harapan-harapan terhadap diri sendiri maupun harapan thd orla. Banyak org merasa marah atau kecewa karena menetapkan harapan atau standar yang terlalu tinggi.

Orang-orang tua jaman dulu. Jaman kakek nenek saya dahulu. Terasa menikmati Hidup yang Ayem dan santai.

Karena prinsip hidupnya Opo Jare Terserahlah apa maunya Gusti Allah. artinya meniadakan kehendak sbg Makhluk atau Hamba. Menyandarkan diri atau Hidup sepenuhnya menurut MAU NYA ALLAH.

Walhasil Hidupnya sehat sampai masa tua dan ajal menjemput.

9. BERCERITA & KONSULTASI KE PROFESIONAL

Dengan bisa menceritakan masalah2 anda pada orla sebenarnya 60% masalah itu sudah selesai.

Bayangkan ada pasien yang menderita Batuk kronis dan sesak napas bertahun2. Karena memendam masalah dgn anak tunggalnya.

Tidak bisa dan tidak mampu bercerita ke siapapun. karena buat dia . Menceritakan anaknya sama saja dgn menceritakan kegagalan dan kelemahannya sbg ibu yang Single Parent.

Bisa sembuh hnya dengan saya ajak dia untuk marah dan mengeluarkan uneg2nya thd anaknya ini yang selama ini dipendamnya.

Karena pada saat bercerita sebenarnya anda sedang melihat masalah itu dalam perspektif yang lain. Karena sebenarnya Masalah itu ada pada diri anda dan jawabannya juga melekat pada diri anda sendiri..
Anda yang bisa menyembuhkan diri anda sendiri

Kenapa hal ini tidak terjadi secara otomatis pada diri anda?
Karena selama ini anda terfokus pada masalah. sehingga solusi pun menjadi tidak terlihat.

Masalahnya kemudian adalah apakah org yang akan anda ajak utk cerita ini org yang tepat? bisa anda percayai utk menyimpan rahasia atas masalah2 anda? punya kapabilitas utk membantu menyelesaikan masalah anda?

Yang sering terjadi masalah menjadi lebih runyam karena melibatkan orla. atau anda menjadi semakin tertekan karena nilai-nilaiĀ  org yang anda ajak bicara berbeda dgn nilai-nilai pribadi anda.

Jauh lebih aman bila anda datang berkonsultasi ke orang yang netral dan profesional. Sehingga masalah anda dapat tertangani dgn baik dan tuntas.

10. MINTA PERTOLONGAN ALLAH

Walaupun saya tulis terakhir bukan berarti upaya terakhir yang anda lakukan. Ketika semua upaya diatas sudah dilakukan dan tidak berhasil.

Kalau saya justru langkah ini saya letakkan pertama. Karena seringkali kita pun tidak kuasa mengatur perasaan-perasaan dan pemikiran kita sendiri. Apalagi untuk mengatur pikiran dan perasaan orang lain.

*”Ya Robb Engkau yang Maha membolak balik hati, Engkau pula yang Maha mengatur semua urusan. Urusan ini aq serahkan di tanganMU, aku tidak punya kuasa

Leave a Comment