5 Tips Agar Rumah Tangga Tetap Harmonis, Meski Sedang Banyak Ujian

Tips Rumah Tangga Harmonis – Menjaga keutuhan dalam berumah tangga, bisa dibilang susah-susah gampang. Ada yang bertahun-tahun pacarannya langgeng, tapi ketika menikah hanya seumur jagung. Ada pula yang hanya berkenalan dalam hitungan bulan tapi mampu mempertahankan pernikahan sampai maut memisahkan.

Keharmonisan menjadi kunci sukses dalam menjaga keutuhan rumah tangga. Memelihara dan menumbuhkannya bukan hanya tugas satu orang, tapi pasangan kedua belah pihak, suami dan istri, juga anggota keluarga lainnya, anak.

Lalu, bagaimana caranya menjaga dan menciptakan keharmonisan dalam rumah tangga? Inilah enam hal yang harus diperhatikan oleh suami istri agar hubungannya selalu harmonis

  1. Berniat menikah karena Allah

Tips Rumah Tangga Harmonis

Dalam Islam, semua kegiatan harus didasarkan pada niat. Begitu pula dalam berumah tangga. Salah satu niat yang baik adalah menikah untuk menciptakan rasa kasih sayang, ketenangan batin, mencegah zina, memperoleh keturunan dan membentuk generasi robbani.

Niat yang tulus berasaskan syariat akan menciptakan kebaikan, bukan hanya berdasarkan cinta yang sering menjadi topeng  bagi nafsu. Cinta pada pasangan tanpa menyertakan Allah, akan mudah tergerus oleh masalah yang pasti akan mampir dalam kehidupan berumah tangga. Dari mulai berubahan fisik, kehadiran anak, kehadiran pihak ketiga, keluarga dari masing-masing pasangan atau orang lain yang tidak punya hubungan sama sekali, juga ekononi.

Maka, hal pertama yang harus dihadirkan dan diperbaiki adalah niat.

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ سَمِعْتُ يَحْيَى بْنَ سَعِيدٍ يَقُولُ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَنَّهُ سَمِعَ عَلْقَمَةَ بْنَ وَقَّاصٍ اللَّيْثِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَإِنَّمَا لِامْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

“Qutaibah bin Sa’id telah menyampaikan hadits pada kami. Abd al-Wahab memberitakan pada kami. Dia berkata: Saya mendengar yahya bin Sa’id yang mengatakan: Muhammad bin ibrahim telah memberitahu bahwa ia mendengar Alqamah bin Waqas al-Laytsi berkata: Aku mendengar Umar bin al-Khathab berkata: Saya dengar rasul SAW bersabda: Sesungguhnya amal itu dengan niat.

Sesungguhnya bagi setiap orang tergantung pada yang ia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya pada Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya untuk kepentingan dunia, atau yang hijrahnya karena wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang harapkannya.”

Jika sudah berniat karena Allah, maka masalah apapun yang akan hadir selalu dikembalin pada Allah, sehingga jalan keluarnya akan selalu dimudahkan.

  1. Saling menghormati dan menghargai pasangan

tips keluarga harmonis

Rumah tangga yang harmonis adalah adalah dambaan bagi setiap pasangan. Namun kenyataannya banyak hal yang terjadi pada diri kita dan pasangan yang mungkin tidak  sesuai dengan keinginan kita atau sebaliknya.

Menghargai dan menghormati pasangan menjadi solusi efektif dalam menghadapi perbedaan sifat, prilaku, cara berpikir dan hobi yang mungkin baru kita ketahui saat menikah. Sebagaimana yang Allah cantumkan dalam Qur’an Surat Annisa ayat 19, yang mengharuskan kita bergaul terhadap pasangan dengan cara yang ma’ruf.

Allah SWT berfirman:

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّسَآءَ كَرْهًا  ۖ  وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا بِبَعْضِ مَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّآ أَنْ يَأْتِينَ بِفٰحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ  ۚ  وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ  ۚ  فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسٰىٓ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

“Wahai orang-orang yang beriman! Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya”

  1. Menjaga kepuasan seksual

cara rumah tangga harmonis

Kebutuhan biologis, menjadi hal primer yang harus dipenuhi. Ketimpangan dalam masalah ini akan menciptakan keretakan jika tidak segera diatasi dan dikembalikan pada Allah.

Demi menjaga keharmonisan rumah tangga, Islam bahkan sampai mengatur, bagaimana seorang istri diwajibkan mendatangi suaminya jika ia membutuhkan.

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ

“Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas si istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh” (HR. Bukhari no. 5193 dan Muslim no. 1436).

Begitu pula suami, diwajibkan menggauli istri dengan cara yang baik. Melihat keadaan dan kesiapan istri agar tidak menimbulkan trauma atau terkesan memaksa pada istri.

Allah SWT berfirman:

نِسَآؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنّٰى شِئْتُمْ  ۖ  وَقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ  ۚ  وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوٓا أَنَّكُمْ مُّلٰقُوهُ  ۗ  وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

“Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman. “(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 223)

Hendaknya suami istei terus melakukan komunikasi tentang hal ini. Keengganan berkomunikasi terutama perihal ranjang, dihawatirkan akan menimbulkan percikan ketidaksukaan yang meretakkan keharmonisan rumah tangga.

  1. Membangun komunikasi, keterbukaan dan saling percaya

agar rumah tangga harmonis

Kelancaran berkomunikasi menjadi hal utama dalam membina keharmonisan dalam rumah tangga. Setiap permasalahan harus senantiasa dibicarakan, dicari solusinya. Kebuntuan komunikasi akan menimbulkan masalah semakin menumpuk dan berakibat fatal bagi kelangsungan rumah tangga.

Berapa banyak rumah tangga  yang retak karena tidak adanya keterbukaan dan saling percaya. Zaman milenial yang memudahkan

  1. Saling intropeksi diri

keharmonisan rumah tangga

Dalam berumah tangga, selain konunikasi juga diperlukan kedewasaan kedua belah pihak. Keterbukaan dan saling introspeksi, tidak saling menyalahkan, insya Allah akan mengurangi bentrokkan yang mungkin ada dan  mencegah permasalahan yang akan timbul. Dan hendaklah setiap pribadi saling menahan diri.

Allah SWT berfirman:

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰى

“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,”

(QS. An-Nazi’at 79: Ayat 40)

Itulah 5 tips menjaga keharmonisan rumah tangga. Tentu masih banyak hal lainnya yang bisa dilakukan untuk mengeratkan kasih sayang yang dapat kita gali dari sumber yang lain. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment