Bagaimana Cara Memilih Partner Hidup / Bisnis Agar Bisa Meraih Dunia Akhirat

Begitu sempurnanya Islam, sehingga tidak satupun urusan umat yang terlewatkan aturan-aturannya. Saya ingin sedikit membahas tentang. Bagaimana Cara Memilih Partner Hidup/Bisnis dengan referensi yang ada, mohon maaf jika banyak kekurangan yang ada karena miskinnya pengetahuan saya.

Berpijak pada kisah HIJRAH UMAT ISLAM dalam SIRAH NABAWIYAH

Sebelum hijrah selama kurang lebih 13 tahun Rosulullah membangun keimanan, dari mulai orang-orang terdekat beliau hingga dakwah Islam didengar banyak orang. Fase ini adalah salah satu tolak ukur kita dalam memilih seseorang untuk dijadikan PARTNER…!!! Memilih orang-orang yang sudah cukup teruji keimanannya, pengorbanannya dan kesiapannya untuk BERHIJRAH adalah FAKTOR UTAMA TERPENTING menuju kesuksesan dunia akhirat.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah.

(Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Anfal :72)

“Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang Muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rizki (nikmat) yang mulia. (QS. Al Anfal :74)

Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu , ia mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allâh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allâh akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina.” (HR. AHMAD)

Begitu jelasnya Allah dan Rasul-Nya mengajarkan kita dalam memilih PARTNER, tolak ukurnya jelas, yaitu orang-orang yang BERORIENTASI AKHIRAT, bukan orang-orang yang BERORIENTASI DUNIA walaupun mempunyai segudang skill keduniaan. Jika kita mau mengajak orang lain bekerjasama atau membuka lowongan kerja, sebagai seorang muslim harusnya KRITERIA tersebut tidak boleh terlewatkan, apa artinya gelar sarjana, tenaga-tenaga ahli jika keberadaan mereka tidak bisa menjadi wasilah datangnya pertolongan Allah, bahkan kebalikannya justru bisa menjauhkan kita dari Allah, mengurangi atau menghilangkan keberkahan rezeki kita.

Carilah orang-orang yang BERORIENTASI AKHIRAT, karena mereka adalah orang-orang tangguh yang akan membantu meringankan urusan dunia dan akhiratmu, mereka akan setia membersamaimu dalam keadaan suka dan duka, lapang dan sempit. Karena jaminan Allah jelas dan pasti dalam perkara ini.

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan memudahkan urusanmu dan meneguhkan kedudukanmu. (QS. Muhammad : 7).

Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. (Al-Hajj: 40).

Allah adalah sebaik-baik penolong dan sebaik-baik yang menepati janji. Masihkah ada keraguan di hati kita…???

Leave a Comment