Bisnis Talk : 5 Pelajaran Penting Yang Saya Dapat Dari Tim Google

Kalau Anda masuk ke kantor Google Indonesia dan bertemu degan para Googlers di sana Anda akan langsung menangkap aura smart, kreatif dan asyik. Kemarin saya menerima undangan untuk bertemu HR dari Google Indonesia dan memang benar, orangnya smart dan asyik. Selama kurang lebih 3 jam berdiskusi banyak pelajaran tentang filosofi bisnis, leadership dan people management. berikut 5 dari sekian banyak pelajaran penting yang Anda dapat ambil manfaatnya:

1 – Think 10 Times

Di Google ada semboyan “10X Thinking is Our DNA”. Semangat yang dibawa oleh Larry Page ini mengusung pesan bahwa semakin sulit tantangan maka akan semakin semangat pula para Googlers untuk menjalani. Mereka lebih bergairah dan mendapatkan kepuasan lebih ketika memimpikan dan mengerjakan segala sesuatu yang sangat besar, bahkan sampai sepuluh kali lipat lebih besar dengan tantangan sepuluh kali lebih sulit. Kalau Anda ingin mencapai titik yang lebih tinggi dari orang lain maka prinsip “Think 10X Bigger” ini perlu Anda terapkan di dalam kehidupan personal maupun professional Anda.

2 – Speed Over Perfection

Kalau Anda termasuk orang yang memiliki mental untuk segera memulai sesuatu tanpa perlu menunggu sempurna dulu, Anda memiliki peluang besar bergabung dengan Google. Di Google budaya untuk menelorkan ide baru dan segera mengimplementasikan dan memperbaiki sambil berjalan adalah hal yang biasa. Berbeda dengan sebagian organisasi yang mengajarkan dan ‘mencetak’ orang-orangnya untuk berpikir lama dan panjang dulu untuk memulai sesuatu dan ujungnya malah tidak mulai-mulai. Begitu sudah mau mulai ternyata sudah ada orang lain yang memulai duluan. Di era disruptif sesperti saat ini, kecepatan sangatlah penting. Kecepatan mengambil keputusan, kecepatan memulai, kecepatan bergerak dan kecepatan beradaptasi terhadap perubahan. So, do your prefer speed or perfection first?

3 – It’s OK Not To Know Everything

Banyak orang yang takut terlihat bodoh kalau tidak bisa menjawab pertanyaan. Akhirnya ketika ditanya ada yang sok tahu atau mengarang jawaban yang ujungnya malah bisa menyesatkan dan fatal. Di Google orang tidak diharuskan tahu semua hal. Jika ada sesuatu yang memang belum diketahui akan lebih baik untuk berkata “Maaf saya tidak tahu, tapi akan saya cari tahu dan kembali pada Anda”. Ini adalah mental yang sangat positif yang justru mendorong orang untuk menaikkan kualitas dirinya dengan mencari informasi baru dan meng-upgrade pengetahuan alih-alih menyelamatkan diri dengan memberikan jawaban yang tidak valid.

4 – 30 Minutes Meeting Max

Pernah bergabung di meeting yang lama dan berlarut-larut tapi tidak produktif? Di Google default menggunakan ruang meeting adalah 30 menit. Orang sangat menghargai waktu orang lain dan ketika mengadakan meeting maka perlu dipastikan yang dibahas adalah yang benar-benar penting dan inti tanpa banyak basa-basi atau rumpi. Ruang meeting memang sedikit, agar mendorong orang tidak kelamaan meeting.

5 – Shout To Recognize

Salah satu ciri pemimpin baik adalah kemauan memberikan penghargaan dan apresiasi kepada orang lain atas prestasi yang laya diberi apresiasi. Di Google disediakan satu sistem ketika si A memberikan apresiasi kepada si B, maka si A boleh memberitahukan kepada orang-orang lain bahwa si B layak mendapatkan apreasiasi atas prestasinya. Budaya untuk menghargai dan menerima keberhasilan orang lain ini membangun kultur kinerja yang positif. Orang terdorong untuk semakin berkontribusi dan berprestasi. Di kehidupan personal, Anda juga dapat memotivasi orang lain dengan memberi apresiasi secara terbuka dan bukan sebaliknya memberi hukuman terbuka. Saratnya, orang-orang di sekitar juga dapat menerima budaya apresiasi terbuka tersebut.

Semoga 5 tips tadi bermanfaat untuk diaplikasikan di karir, bisnis dan kehidupan Anda. Selamat mencoba!

Salam Kharisma,
Fay Irvanto

Leave a Comment