Business Model Canvas

Alasan Kenapa Bisnis Harus Menggunakan Business Model Canvas

Business Model Canvas – Bagi para pemula bisnis online mungkin istilah Business Model Canvas terdengar sangat aneh. Apalagi jika ia tidak belajar kepada para pengusaha-pengusaha offline, padahal Business Model Canvas merupakan materi yang penting sekali untuk dipelajari.

Jika diibaratkan Business Model Canvas seperti peta ketika kita ingin menjalankan suatu bisnis. Bukankah ketika ingin berjalan ke suatu tempat kita harus menggunakan peta agar kita tidak tersesat? Dalam berbisnis pun kita harus menggunakan peta nah Business Model Canvas ini adalah petanya. Dalam penerapannya sendiri Business Model Canvas mempunyai banyak sekali versi. Dalam artikel kali ini saya ingin menjelaskan Business Model Canvas dengan versi saya

Skema Business Model Canvas

Business Model Canvas
Skema Business Model Canvas

Penjelasan Business Model Canvas

Berikut ini akan kami jelaskan mengenai skema Business Model Canvas diatas.

Visi

Dalam sebuah organisasi tentu anda mempunyai visi perusahaan agar ketika perusahaan ini berjalan, jalannya memiliki arah yang jelas.

Contoh Visi : Memiliki Omset 100 Juta per bulan

Misi

Misi adalah cara-cara agar visi dapat terwujud.

Contoh Misi :

Menjual Hijab seharga 75.000 sebanyak 1000 pcs

Menjual Gamis seharga Rp. 250.000 sebanyak 100 pcs

Konsumen Segment

Siapa saja orang-orang yang anda bidik untuk anda jadikan sebagai market anda dan Bagaimana ciri-cirinya?

Contohnya : Jenis kelamin perempuan, Umur 20-25 tahun, Tinggal di Kota, Memiliki penghasilan lebih dari 3 Juta, Menyukai Hal-Hal berbau islami dan kontent islami.

Value :

Manfaat apa saja yang akan anda berikan kepada konsumen.

Contohnya :

Ketika pelanggan memakai produk saya maka mereka akan merasakan lebih islami karena produk saya menggunakan bahan yang tebal. Selain itu pelanggan juga akan merasakan kenyamanan karena bahan yang saya pilih merupakan bahan dengna kualitas terbaik. Kemudian model yang saya buat juga model terbaru dan limited edition sehinga ketika konsumen memakai produk saya ia tidak akan menjumpai produk serupa ditempat lain.

Hijab dan gamis  saya juga dibuat dengan kualitas jahitan yang baik sehingga hijab dan gamis tidak mudah robek ataupun mulur. Apabila kedapatan jahitan baju yang kurang rapi maka kami memberikan garansi produk dan ongkir kami yang menanggung.

Nah apabila anda sudah menemukan value dari produk anda maka ketika melakukan promosi value anda itulah yang selalu ditonjolkan sehingga konsumen dapat mengerti bahwa produk anda memiliki value yang berbeda dengan kompetitor.

Promotion :

Dimana saja anda akan melakukan promosi? Dimana saja konsumen segment anda berada? Bagaimana cara menemukan konsument segement? Bagaimana caranya anda menyampaikan value produk anda kepada konsumen?

Contohnya :

Saya akan melakukan promosi lewat facebook menggunakan the graph dan mencari konsument sesuai kriteria yang ditentukan.

Saya akan mencarinya di grup-grup facebook islami karena biasanya mereka sering berkumpul disana.

Skill

Kemampuan apa saja yang anda miliki ketika menjalankan bisnis tersebut.

Contoh :

Skill desain untuk membuat desain-desain promosi ketika melaukan promosi di sosial media

Skill marketing untuk memasarkan produk-produk di berbagai media seperti facebook, website, instagram, dll

Skill Customer Service untuk menghandle calon pelanggan ketika ingin membeli produk yang dijual

Skill Manajement Financial untuk mengatur bagaimana alur pemasukan dan pengeluaran dalam bisnis.

Dll.

Key Activity

Aktifitas apa saja yang harus anda jalankan setiap harinya, jika aktifitas tidak berjalan maka bisnis tersebut akan berhenti atau stag.

Contoh :

Update status di facebook setiap hari di jam 8 pagi, 12 siang, 4 sore dan jam 9 malam.

Beriklan menggunakan facebook ads dengan budget 50 per hari dan mengevaluasi hasil iklan di jam 10 malam.

Mengupdate artikel di website agar website mempunyai autorithy

Dll.

Partner

Siapa saja orang-orang yang bisa diajak kerjasama untuk mengembangkan bisnis saya.

Contoh :

Vendor kain berkualitas untuk menyediakan kain atau bahan untuk membuat produk.

Penjahit profesional untuk menjahit produk agar menghasilkan produk yang berkualitas.

Dll.

Key Resource

Sumber daya apa saja yang harus anda miliki untuk mengembangkan bisnis anda.

Contoh : Toko yang luas, Customer Service yang fast respon, Penjahit, Dll.

Kompetitor :

Siapa saja kompetitor yang juga bermain di bisnis tersebut. Cari tau siapa kompetitor terlama, terkuat/terlaris, terunik, Dll. Analisa dimana kelebihan dan kekurangan mereka.

Customer Relationship:

Apa saja yang akan anda lakukan untuk menjaga hubungan antara bisnis dengan customer.

Contoh :

Saya akan membagikan tips menjadi istri soleha, ibu rumah tangga yang baik, parenting, dll

Leverage

Siapa saja orang-orang yang dapat anda andalkan untuk membesarkan bisnis anda tanpa anda harus bayar ataupun anda harus bayar.

Contoh :

Leveraget gratis : Reseller, Dropshipper, Temen Sekolah, Temen Kuliah, Dll

Leverage Bayar : Endorse artis, Penyedia Jasa Iklan, Copywriter, Dll.

Pemasukan :

Dari jalur mana saja anda dapat mendapatkan uang.

Contoh : Menjual Gamis, Menjual Hijab.

Pengeluaran :

Biaya apa saja yang harus anda keluarkan agar bisnis anda dapat berjalan dengan baik.

Contoh : Membayar Listrik, CS, Sewa Toko, Air, Bensin, Kertas, Lakban, Dll.

Leave a Comment