7 Cara Mencegah Timbulnya Keputihan Yang Berlebihan

Perempuan merupakan makhluk yang memiliki berbagai keunikan di dalam tubuhnya. Beragam aktivitas yang dilakukan perempuan dapat mempengaruhi kondisi organ reproduksinya.

Salah satu permasalahan yang sering dialami perempuan diantaranya masalah keputihan. Kebanyakan perempuan pasti sudah pernah mengalami keputihan. Beragam cara pula dilakukan untuk dapat mengatasi keputihan. Lalu sebenarnya apakah keputihan itu?

Pengertian Keputihan

Cara Mencegah Timbulnya Keputihan Yang Berlebihan

Keputihan adalah keluarnya cairan bukan darah dari vagina. Keputihan menjadi suatu hal yang cukup sering diperbincangkan kaum hawa karena banyak dialami bukan hanya yang telah berkeluarga tapi juga remaja putri.

Ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh keputihan yang berlebih menyebabkan beberapa perempuan mencari berbagai cara untuk mengatasi keputihan tersebut. Selain faktor intern dari dalam tubuh, perlu juga ditelusuri beberapa faktor penyebab yang memicu timbulnya keputihan.

Penyebab Keputihan

Cara Mencegah Timbulnya Keputihan Yang Berlebihan

Cairan tidak normal dari vagina, dapat menjadi suatu indikasi terhadap infeksi atau penyakit yang ada dalam tubuh Anda. Keputihan pada seorang wanita dapat menjadi suatu penyakit karena cairan tersebut menimbulkan iritasi.

Rasa gatal dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat keputihan akan mengganggu aktivitas. Itulah sebabnya mencari tahu cara mengatasi keputihan baik yang alami maupun dengan menggunakan pembalut herbal.

Pada dasarnya keputihan menandakan adanya proses pembersihan area kewanitaan dari bakteri. Dengan keluarnya keputihan tersebut maka bakteri akan ikut keluar sehingga bagian vagina menjadi bersih. Namun dalam kondisi tertentu yang perlu diwaspadai seperti adanya tekstur dan warna keputihan yang tidak wajar .

Faktor yang menjadi penyebab keputihan diantaranya kelelahan, hormon, sedang menyusui dan lain-lain. Perlu ditelusuri juga makanan yang dimakan sebelumnya karena itu juga dapat memicu keputihan bertambah banyak. Beberapa makanan seperti mentimun diperkirakan dapat menyebabkan keputihan bertambah banyak karena memicu hormon estrogen pada perempuan.

Pentingnya pengetahuan akan keputihan perlu disadari tiap perempuan agar dapat mengetahui sejak awal jika mulai tidak wajar sehingga dapat mencari cara yang tepat untuk mengatasi keputihan. Berikut beberapa jenis keputihan yang perlu diwaspadai.

Jenis-jenis Keputihan

Cara Mencegah Timbulnya Keputihan Yang Berlebihan

  • Keputihan berwarna bening.

Keputihan jenis ini biasa disebut Mukosa elastis. Bentuknya seperti putih telur mentah menandakan cairan tersebut normal. Cairan ini biasanya ada di awal siklus Anda sampai masa ovulasi.

  • Keputihan berwarna putih susu.

Jenis cairan seperti ini masih tergolong sehat. Biasanya keluar saat tengah hingga ke akhir siklus bulanan, cairan berbentuk seperti krim, sebagai akibat dari pelepasan progesteron.

  • Keputihan seperti keju.

Dalam upaya mengatasi keputihan, diantaranya setelah terdapat indikasi adanya infeksi dalam keputihan. Jika bentuknya menggumpal dapat menunjukkan adanya infeksi jamur. Jamur biasanya bisa tumbuh di area kewanitaan yang lembab dan berkeringat.

Hindari mengenakan celana ketat karena dapat memicu tumbuhnya jamur. Usahakan mandi setelah berolahraga dan jangan meninggalkan baju basah selama berjam-jam (segera mencucinya).

  • Keputihan yang disertai darah.

Penggunaan alat kontrasepsi KB seringkali menimbulkan bercak darah. Jika di keputihan terdapat darah, tidak perlu khawatir. Namun jika itu terus-menerus terjadi maka kunjungi dokter Anda agar dapat berkonsultasi. Selain itu dokter juga bisa melihat kemungkinan infeksi.

  • Cairan keputihan berwarna kuning.

Warna yang tampak pada celana dalam terkadang sudah terkontaminasi udara. Maka diperlukan ketelitian dalam mengenali warna keputihan yang timbul.

  • Warnanya hijau keabu-abuan dan berbusa.

Selain warna yang hijau dan berbusa, biasanya keputihan jenis ini disertai bau amis yang menyengat. Segera konsultasikan ke tenaga medis jika disertai rasa gatal dan panas di sekitar area kewanitaan agar dapat diketahui cara mengatasi keputihan tersebut.

  • Bentuk lebih tebal dibandingkan keputihan yang normal.

Efek samping dari pemakaian alat IUD, dapat mengakibatkan iritasi vagina dimana menghasilkan cairan lebih banyak dari biasanya. Penyebab lain dari menebalnya cairan vagina adalah faktor kehamilan.

  • Berbentuk seperti air.

Infeksi herpes disebabkan luka terbuka di dalam vagina akan menimbulkan cairan encer. Cairan akan keluar lebih banyak dari biasanya dan menimbulkan tidak nyaman.

Terkadang keputihan yang timbul merupakan indikasi adanya peradangan pada serviks atau mulut rahim. Berikut ulasannya :
Peradangan, Kanker Serviks Dan Keputihan.

Salah satu masalah organ reproduksi yang dapat menimbulkan keputihan adalah adanya peradangan serviks atau leher rahim (disebut pula sebagai cervicitis). Gejala lain yang ditimbulkan adalah sakit punggung bagian bawah. Biasanya dipicu oleh penyakit menular seksual atau reaksi alergi pada alat kontrasepsi yang disimpan dalam rahim.

Leher rahim ialah organ tubuh yang berbentuk seperti tabung silinder. Kegunaannya untuk menghubungkan vagina dengan rahim.
Kanker serviks adalah jenis kanker yang banyak terjadi pada wanita di seluruh dunia. Untuk mendeteksi adanya kanker serviks secara dini dapat dilakukan tes pap smear. Tes ini sudah banyak dilakukan oleh perempuan modern.

Kanker leher rahim masih bisa disembuhkan jika terdeteksi sejak awal. Maka dari itu jika keputihan Anda terlihat tidak normal atau bahkan menimbulkan rasa gatal panas berlebihan, segera periksakan sebelum kondisinya bertambah parah. Lalu apa saja yang harus dilakukan untuk mengurangi keputihan yang berlebihan?

Cara Mencegah Timbulnya Keputihan Yang Berlebihan

Cara Mencegah Timbulnya Keputihan Yang Berlebihan1. Menjaga daerah di sekitar vagina tetap bersih, tetap kering dan tidak lembab.

2. Konsumsi makanan alami menyehatkan seperti sayuran hijau, buah-buahan dan biji-bijian yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi akibat bakteri maupun jamur.

3. Tidak berhubungan seks secara bebas. Banyak bakteri dan jamur penyebab keputihan yang timbul akibat hubungan seksual secara bebas.

4. Gunakan pakaian dalam yang menyerap keringat dan tidak panas seperti bahan katun.

5. Rutin membersihkan vagina setelah buang air kecil maupun air besar dengan gerakan dari depan ke belakang.

6. Sering mengganti pembalut ketika sedang menstruasi. Paling tidak tiap empat jam. Jika terlalu lama, maka bakteri akan menyebar di area kewanitaan hingga menimbulkan keputihan.

Gunakan pembalut yang terbuat dari kapas asli dan bahan yang aman ketika sedang menstruasi. Pembalut yang berbahan kapas murni akan mengurangi pertumbuhan bakteri dan jamur atau virus penyebab keputihan. Akan lebih baik jika menggunakan pembalut yang menawarkan manfaat yang lebih seperti mengatasi beberapa keluhan di area kewanitaan.

Itulah tadi beberapa uraian tentang keputihan serta tips mencegah agar tidak timbul keputihan. Dapat kita simpulkan bahwa pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan area kewanitaan agar terhindar dari penyakit.

Sepatutnya kita bersyukur karena masih diberi anggota tubuh yang lengkap oleh Alloh Ta’ala. Alangkah ruginya jika kita tidak menjaga apa yang telah diberikan. Sudah banyak kemudahan serta informasi yang dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan kita. Mari perhatikan hal-hal sederhana yang dapat menunjang kesehatan kita.

Jika ada kritik dan saran, tulis di kolom komentar ya! Terima kasih sudah membaca artikel ini. Semoga bermanfaat dan menjadi tambahan pengetahuan bagi para perempuan.

Leave a Comment