Hijrahmu Asli atau Palsu? Cek Disini!

Hijrahmu Asli atau Palsu – Sudah Tepatkah Hijrahmu? Setiap orang memiliki masa lalu. Baik buruknya seseorang di masa lalu tak akan menentukan hidupnya di masa depan.  Apabila seseorang yang memiliki masa lalu yang baik-baik saja dinilai akan memiliki masa depan yang juga baik, maka hal tersebut juga seharusnya berlaku bagi si pemilik masa lalu buruk.  Seseorang yang memiliki masa lalu yang buruk juga berhak untuk mengharapkan masa depan yang baik pula. Disinilah seseorang akan tergerak hatinya untuk mendandani hati menuju proses kehidupan yang lebih baik.

Proses kembali menuju kebaikan dengan menaati segala aturan hukum islam yang bersumber dari Al-qur’an dan hadist nabi inilah yang dinamakan hijrah. Disaat inilah mental seseorang diuji. Apabila dia menyerahkan segalanya dengan ketentuanNya maka dia akan tetap pada jalan yang lurus. Namun saat seseorang lupa pada Tuhannya, maka dia akan merasakan sedih, pusing, frustrasi, gundah, gelisah, bahkan rasa putus asa untuk mengakhiri segalanya.

Rasa putus asa ini yang membuat seseorang terjebak pada dua pilihan. Jika tidak mati maka dia harus kembali kepada Allah. Dan pilihan kembali kepada Allah merupakan pilihan yang terbaik. Dan inilah sejatinya hijrah. Lantas sudah benarkah niat hijrahmu? Coba jawab pertanyaan-pertanyaan berikut!

Sudahkah hijrahmu karena Allah?

Hijrahmu Asli atau Palsu Cek Disini

Seorang hamba diciptakan sempurna maka merupakan kewajiban bagi kita untuk menaati segala perintahNya. Manusia adalah makhluk paling sempurna yang dilengkapi dengan akal dan hati nurani. Coba renungkan dan tanyakan pada hatimu sudahkan ada Allah disana?

Dunia merupakan perhiasan yang menyilaukan mata. Sejauh matamu memandang,  dunia akan selalu nampak menggoda. Seringkali kita tertipu pada kemilau dunia yang sementara kemudian melupakan akhirat yang selamanya.

Hijrah bukan hanya soal berubahnya penampilan seseorang. Namun juga ada hati yang harus senantiasa didandani, disucikan, dan di perbaiki. Jika hatimu tertaut pada Allah maka segala perbuatan yang kamu lakukan juga semata-mata karena Allah SWT.

Apabila niat hijrahmu sedari awal adalah karena Allah maka hal-hal yang bisa jadi menggoyahkan keimananmu akan dengan mudah kau tepiskan. Namun bila sejak awal niat hijrahmu adalah karena perkara dunia seperti misalnya mengikuti trend atau demi mendapatkan perhatian manusia, maka yang kamu dapatkan hanya sebatas itu. Kamu kehilangan cinta Allah karena di dalam hatimu ada dunia yang lebih kamu prioritaskan.

Mengemudi hati ibarat kita berada pada dua persimpangan jalan antara timur dan barat dan kita berada di tengah-tengahnya. Akhirat ibarat arah timur, dan dunia ibarat arah barat. Saat kita berjalan ke arah timur maka otomatis kita akan menjauh dari arah barat. Pun jua sebaliknya, saat kita berjalan ke arah barat sudah tentu kita akan menjauh dari arah timur.

Kamu tahan banting?

Hijrahmu Asli atau Palsu

Suatu perubahan sudah pasti mendatangkan kebaikan dan keburukan pada diri sendiri. Seseorang yang memutuskan untuk berhijrah haruslah mulai untuk meninggalkan perilaku-perilaku buruknya di masa lalu dan mulai berbenah untuk menjadi lebih baik. Terkadang proses hijrah tersebut menuai protes dan kecaman dari teman kita yang tidak menyukai perubahan kita. Namun inilah tantangan awal yang perlu kamu hadapi.

Dalam proses ini mungkin kamu akan bertanya-tanya, “mengapa aku harus kehilangan banyak hal?”. Bersyukurlah, bisa jadi kehilangan itu merupakan bentuk perhatian Allah kepada hamba-Nya. Boleh jadi kamu kehilangan orang-orang terkasihmu, kehilangan pekerjaanmu, kehilangan hartamu, dirugikan dan ditipu, tapi kamu punya Allah. Hal apa yang lebih baik daripada Allah?

Hijrah menjadikan kamu lebih dekat pada sang Kuasa. Maka sudah seharusnya hijrah juga menjadikanmu lebih kuat, tegar, dan tahan banting. Tata niatmu dan bercerminlah! Bila ada Allah dihatimu maka kamu akan senantiasa teguh dijalannya tanpa memperhatikan kecaman-kecaman yang datang kepadamu. Dalam situasi sesulit apapun kamu akan senantiasa menghadirkan Allah dan mempercayakan segala ketentuanmu pada-Nya. Sungguh Allah Maha mengetahui segala isi hati.  Tegarlah, dan terus melangkah!

Sudahkah kamu bersabar?

Hijrahmu Asli atau Palsu

Dari kecaman-kecaman pada proses hijrahmu akan menimbulkan cemoohan-cemoohan yang akan membuatmu menutup telinga rapat-rapat. Mereka akan mulai meremehkan hijrahmu dan mengecamnya sebagai hijrah palsu. Bersabarlah, karena ini adalah ujian. Allah ingin mengetahui seberapa kuatnya kamu bertahan, dan seberapa besarnya niat yang kamu miliki untuk berfase hijrah dari masa lalumu. Ujian adalah bentuk cinta Allah kepada hamba-Nya. Karena sudah pasti kebaikan yang kamu tanam akan menghasilkan kebaikan pula. Oleh karenanya jika niat hijrahmu benar, maka cacian tersebut hanyalah kerikil kecil yang tidak perlu dihiraukan.

Keep hamasah and istiqomah!

Hijrahmu Asli atau Palsu

Hijrah itu mudah, istiqomahnya yang sulit. Saat kamu telah berhasil menyabarkan diri dari cemoohan orang-orang yang meremehkanmu maka saat ini kamu harus bersabar dalam menjalankan ibadah. Ibadah harus sabar? Ya, karena istiqomah itu sulit. Setan senantiasa menjerumuskan manusia untuk menengok dunia yang fana. Dalam fase ini seseorang akan melihat dunia pada fase yang sangat menggugah hatinya. Jika iman itu kuat maka dalam dada sudah terpatri Allah. Namun jika iman itu goyah maka niscaya dia akan kembali pada masa lalunya yang kelam.

Semenjak kita memutuskan untuk hijrah maka kita harus berupaya menjadikan hari ini lebih baik daripada hari kemarin. Dan itu adalah perkara yang sulit tanpa seizin Allah. Seringkali saat melakukan suatu ibadah seseorang akan dihinggapi rasa malas. Inilah bujuk rayu setan. Mendekatlah kepada Allah, dan mintalah perlindungan-Nya. Semoga Allah memberikanmu kesabaran yang tiada batasnya. Sabar dalam menjalankan perintah-Nya.

Kamu kuat? Kamu hebat!

Hijrahmu Asli atau Palsu

Setelah menjalani fase yang sulit namun kamu masih bertahan, maka bisa jadi niatmu dari awal memang sudah benar. Teruslah melangkah kedepan. Dalam hijrah kamu harus menjalani rutinitas yang seringkali membuatmu merasa lelah. Hal ini wajar, karena kamu belum terbiasa. Carilah teman takwa yang akan menyemangati dan mengingatkanmu untuk terus istiqomah. Dengan hadirnya teman kamu tidak akan merasa berjuang sendirian menuju jalan-Nya. Kamu harus yakin bahwa hijrahmu membuat hidupmu lebih baik dan masa lalumu adalah hal yang perlu untuk terus kamu istighfari. Sesungguhnya Allah adalah Sang Maha penerima taubat.

Surga Merindukanmu

Hijrahmu Asli atau Palsu

Selamat, untuk kamu yang beristiqomah pada kebaikan dalam hijrahmu. Allah menyayangimu dan ada bonus surga untukmu. Sungguh istiqomah hijrah dari masa lalu yang buruk merupakan suatu hal yang teramat sangat berat namun teramat sangat baik. Banyak hal yang mesti kamu tinggalkan. Dan kamu telah membuat keputusan terbaik dengan memilih jalan lurus menuju Rabmu.

Semoga tidak ada penyesalan dari segala keputusan hijrah yang telah kita ambil. Karena hijrah adalah keputusan terbaik. Allah menyayangi hamba-Nya yang senantiasa berjalan menuju kebaikan. Jangan terlalu tergesa dalam mengambil porsi ibadah. Karena itu hanya akan membuatmu cepat merasa malas. Nikmati prosesnya dan melangkah pelan asalkan tepat. Sesungguhnya pertolongan Allah adalah yang Maha Dahsyat dan kasih sayangnya adalah Yang Maha Indah.

Leave a Comment