Hikmah Hidup : Ketika Saya Mulai Berhenti Berdoa

Pernah ada satu masa dimana saya waktu itu malas sekali berdoa. Tiap habis sholat langsung jalan. Tiap ada kesempatan doa, nggak saya manfaatkan.

Kapan itu?
Ketika saya mampu.
Ketika Allah SWT beri saya banyak harta,
ketika Allah SWT lancarkan semua urusan.
Ketika saya merasa bahwa semua bisa saya selesaikan tatkala saya ingat saldo di rekening saya masih banyak.
Saya tidak punya sedikit pun kekhawatiran karena saya merasa bisa beli semuanya, dan bisa mencukupi apa yang saya butuhkan.
Dan saat itulah, saya mulai berhenti berdoa.

Namun semakin lama, saya merasakan ada satu hal yang datang melekat dalam diri saya..
Saya mulai gampang sedih tanpa sebab.
Mulai gampanh ngerasa sendiri tanpa sebab.
Mulai gampang gelisah tanpa alasan yang jelas.
Mulai takut masa depan yang penuh kekurangan.

Dan itulah yang sebenarnya juga dialami oleh hampir semua orang yang mulai malas berdoa.
Kelihatannya aja happy, haha..hihi..
Tapi sepi di dalam hati.
Hingga perlahan, akhirnya Alloh membanting saya kembali ke bumi..
Saya bangkrut dan merasakan sakit..
Saya jatuh agar belajar menunduk..
Saya dibuat payah, agar mau kembali berdoa.

Maka ini jadi pesan saya untuk kawan-kawan semua..
Jangan merasa bisa. Jangan merasa mampu, lantas sombong dan nggak doa..,
Semua coretan strategi itu tak akan berguna ketika Allah SWT kacaukan dalam sekejap.
Semua rencana akan hancur jika Allah SWT sudah murka.

Rajinlah berdoa seperti kita rajin berusaha.
Agar semua impian ada muaranya. Dan setiap hati ada obatnya.
Karena Doa adalah obat yang paling mujarab untuk mengobati kekecewaan.
Terlebih dikecewakan manusia.
Insyaallah.

Leave a Comment