Hikmah Hidup : Kisah Pasien Berhasil Sembuh Dari Kanker Blastoma, Tanpa Operasi

Seorang wanita terkena Blastoma di bagian matanya. Kanker yang sangat ganas. Sampai ukurannya sebesar jeruk bali.

Dokter mengatakan usia harapan hidupnya tidak lebih dari 3 bulan. Karena Blastoma ini memang kanker yang sangat ganas. Mudah metastase. Menyebar. Apalagi ini letaknya di muka. Dekat dengan otak.

Saya cek dengan IRIDOLOGY MATA & KINESIOLOGY lalu di cross check dengan Alat Quantum Magnetic Resonance Image.
Hasilnya sejalan.

Ada beberapa bagian organnya sudah mulai terkena kanker ini dan bermasalah dalam hal fungsi.

Yang menarik, dengan teknik diagnosa KINESIOLOGY ini.. Ditemukan ada EMOSI NEGATIF yang sangat besar yg sedang melingkupi ibu ini.

Ibu ini akhirnya menangis sejadi-jadinya. Tumpah semua air matanya. Sesuatu yang dia simpan selama ini. Tidak kuasa ia Bendung lagi.

Rupanya dia pernah melihat suaminya sedang menggauli pembantu mereka di kamar tidur mereka.

Hati ibu ini sangat-sangat tidak bahagia. Dari marah, sakit hati, kecewa, jijik. Tapi ia tidak bisa bicara pada siapapun karena suaminya ini pejabat. Sekali ia bicara. Maka semuanya akan menjadi tidak bersatu lagi. Keluarga, anak-anak, reputasi, karir, bahkan dirinya sendiri.

Ternyata Emosi Negatif yang ia simpan selama 1 Tahun ini menjadi “Pupuk” yang sangat bagus bagi tumbuhnya sel kanker yg mungkin memang sudah ada dalam diri ibu ini. Berawal dari luka kecil di mata. Sampai akhirnya tumbuh menjadi sebesar buah jeruk.

Sebagai Praktisi Kesehatan Holistik. Apa yg saya lakukan?
Toh dokter sudah angkat tangan. Usianya tinggal 3 bulan katanya.

Dalam Mindset saya berdasarkan ilmu dan pengalaman yang saya miliki sebagai Psikolog selama 14 Tahun. Bahwa Manusia bukanlah Aspek Tubuh Semata. Tapi juga makhluk yang memiliki EMOSI, PIKIRAN, HATI, JIWA & SPIRITUAL nya. Semua adalah satu rangkaian utuh yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi.

Setelah mengetahui bahwa akar masalah dari penyakit nya ini adalah karena adanya emosi negatif yang berupa kemarahan pada suami

Saya katakan pada ibu ini. Ibu mau sembuh Tidak?
Ibu hanya punya 2 pilihan :

1. Berdamai Dengan Diri Ibu Sendiri. Maafkan Bapak

Saya paham proses ini tidak mudah. Memaafkan bukan berarti melupakan apa yg telah suami lakukan. Tapi memaafkan adalah proses menerima keadaan. Apapun bentuknya. Dan ini penting buat diri ibu sendiri. Ibu melakukannya utk diri ibu sendiri. Bukan untuk siapa.

Masalah perbuatan yang suami lakukan. Berzina sekalipun biarlah itu menjadi urusan Tuhan sepenuhnya. Bukan hak kita untuk menghakimi dia. Itu haknya Tuhan.

2. Berpisah

Bila ibu tetap tidak bisa menerima atau memaafkan.
Ibu bisa minta Cerai.

Keluar dari lingkaran itu.
Putuskan tali emosi yang membuat ibu selalu berada dalam emosi yang negatif.

Saya yakin ketika dia sudah tidak lagi menjadi suami ibu. Ibu tidak punya hak untuk emosi lagi kan atas apa-apa yang ia lakukan?

HIDUP INI HANYALAH DUALITAS.
HITAM atau PUTIH
SURGA ATAU NERAKA.

Saya menemukan pola bahwa orang Stress adalah orang yang terbiasa menempatkan diri pada Grey area. Ketika memiliki masalah-masalah. Harusnya dengan tegas mengambil keputusan A atau B. Kemudian Terima konsekuensi nya dan hidup dengan keputusan itu

Dalam kasus ibu ini pilihannya hanya dua. Terima – Maafkan atau Tinggalkan – Cerai

Masing-masing memang memiliki konsekuensi yang tidak mudah. Tetapi keputusan tetap harus diambil. Jika ingin Sehat Holistik.
Bebas dari Stress dan Penyakit

Butuh waktu 9 bulan bagi ibu ini untuk bisa sampai pada kondisi memaafkan seutuhnya sambil terus saya bimbing.

Memaafkan yang benar-benar keluar dari HATI. Bukan Maaf yang sekedar terucap di mulut.

Tapi lihatlah. Dalam proses menemukan Maaf Ini. Ia terus melakukan SELF HEALING terhadap dirinya sendiri. 9 bulan ibu ini masih hidup kan? Yang katanya dokter usianya tinggal 3 bulan.

Sampai akhirnya di titik dia PAHAM dan IKHLAS MENERIMA & MEMAAFKAN.
Keajaiban pun terjadi. Kanker nya perlahan-lahan mengecil. Sampai benar-benar hilang dan dinyatakan bersih.

Inilah yang disebut dengan Dunia Quantum. Dunia Keajaiban.
Dunia yang benar-benar ada buat orang2 yang meyakininya
Kuncinya adalah

Kebaikan atau Sikap Positif

Leave a Comment