Penting! Muslimah Wajib Tahu 5 Manfaat Hijab Untuk Kesehatan, Sudah Tau Belum?

Pakaian merupakan suatu hal yang cukup penting bagi seseorang, tidak terkecuali bagi seorang muslimah. Islam adalah agama yang memuat aturan kehidupan yang lengkap termasuk tata cara berpakaian bagi seorang muslimah. Dalam menutup aurat, ada istilah Hijab. Hijab kini sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat yang mengamati fashion. Lalu apa sebenarnya arti Hijab? Berikut ulasannya.

Pengertian Hijab

Hijab dari segi bahasa artinya penutup. Sedangkan makna dari segi istilah, hijab adalah segala hal yang dapat menutupi sesuatu yang seharusnya ditutupi. Dalam penerapannya, hijab dimaknai sebagai menghalangi hal yang tidak boleh terlihat. Demikian pula dengan al-bawwab (pintu) bisa disebut pula Hijab karena menghalangi orang yang akan masuk. Di Indonesia, hijab lebih dikenal sebagai kerudung penutup kepala bagi perempuan. Oleh karena itu, muncullah istilah Hijabers bagi komunitas perempuan yang menggunakan kerudung.

Berdasarkan pengertian hijab tadi, hijab sebenarnya memiliki cakupan yang cukup luas. Hijab bukan hanya sebatas menutupi kepala atau tubuh bagian atas saja, namun juga menutupi aurat, lekuk tubuh dan perhiasan tubuh perempuan dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Lalu kapankah mulai turun perintah untuk berhijab bagi perempuan?

Sejarah Turunnya Perintah Berhijab

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya.

Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.

Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

Itulah tadi terjemah Qur’an Surat An-Nuur ayat 31 yang memerintahkan untuk menutupkan kain kerudung ke dadanya. Dari kutipan terjemah di atas dapat disimpulkan bahwa dianjurkan menutup aurat dari laki-laki yang bukan mahrom. Selain itu, disebutkan pula beberapa yang termasuk mahrom seperti suami, ayah dan lain-lain.

Turunnya suatu ayat dalam Alquran tentu berkaitan dengan suatu peristiwa atau disebut juga Asbabun Nuzul. Begitu pula dengan turunnya ayat ini. Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa beberapa perempuan sering bermain-main di kebun Asma’ binti Murtsid tanpa berkain panjang sehingga terlihat gelang-gelang kakinya. Demikian juga dada dan sanggul-sanggul mereka.

Lalu Asma’ tidak menyukai hal tersebut. Turunnya ayat ini sampai kata “auratin nisa” (aurat wanita) berkenaan dengan peristiwa tersebut yang memerintahkan untuk menutup aurat. Hijab yang baik menurut Islam tentunya harus sesuai dengan ketentuan.

Ketentuan Berhijab Sesuai Islam

Dalam mengenakan hijab seorang muslimah perlu memperhatikan beberapa hal, di antaranya:

  • Menutupi seluruh bagian tubuh.
  • Kainnya tebal tidak menerawang ataupun tembus pandang.
  • Lebar tidak membentuk lekukan tubuh dan tidak ketat.
  • Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
  • Tidak menyerupai pakaian kaum kafir.
  • Bukan bertujuan untuk mengundang perhatian.
  • Warnanya tidak terlalu mencolok.

Selain melaksanakan perintah Allah SWT, berhijab pun memberi beberapa manfaat bagi penggunanya. Manfaat bagi diri sendiri di antaranya hati menjadi lebih tenteram, menjadi motivasi untuk berperilaku lebih baik juga terhindar dari pandangan yang tidak seharusnya. Hijab pun ternyata memberi manfaat untuk kesehatan.

Manfaat Hijab untuk Kesehatan

Tidak hanya sebatas menunaikan perintah agama, hijab ternyata memiliki manfaat untuk para muslimah. Berikut beberapa manfaatnya:

  1. Dengan berhijab, tubuh dapat terlindungi dari udara panas dan dingin.
  2. Hijab yang menutupi, dapat menghindarkan kulit dari sinar matahari yang menyengat atau lebih dikenal dengan sunburn.
  3. Bagi ibu menyusui, memakai hijab bermanfaat untuk melindungi salah satu enzim pembentuk antibodi bayi agar enzim tersebut tidak pecah dan tetap bermanfaat.
  4. Menghindari kanker kulit akibat menurunnya antibodi karena terlalu sering terkena sinar matahari.
  5. Melindungi rambut dari udara kotor dan debu.

Tips Agar Nyaman dalam Berhijab

  • Niatkan dengan ikhlas dalam hati bahwa berhijab adalah ibadah dan sebagai bentuk ketaatan kepada-Nya.
  • Senantiasa menjaga keimanan dengan cara rutin menambah ilmu Islam serta berkumpul dengan teman yang mengingatkan akan kebaikan agar kita tetap teguh dalam berhijab.
  • Pilih hijab yang sesuai dengan syarat hijab yang baik dalam Islam agar tetap bernilai ibadah.
  • Pilih bahan yang nyaman digunakan serta tidak panas seperti wolfis, katun, ceruti dan lain-lain.
  • Menggunakan hijab syar’i bukan berarti tidak dapat berkreasi. Banyak model hijab yang sederhana tapi sesuai dengan syarat hijab yang baik.
  • Sesuaikan ukuran agar hijab yang dipakai enak dan nyaman di tubuh.
  • Pilihlah warna yang lembut dan tidak terlalu mencolok agar tetap terlihat anggun.
  • Padu padankan hijab dengan tas atau aksesoris simple lainnya agar tetap terlihat rapi dalam berhijab.
  • Hal sepele yang kerap dilupakan muslimah adalah jahitan pakaian. Rapikan segera jika terdapat benang-benang yang terlihat keluar.
  • Rambut harus selalu kering ketika berhijab agar terhindar dari bau.
  • Gunakan inner atau dalaman kerudung agar rambut tidak tersembul keluar dan rapi.
  • Pilih inner yang pas serta warnanya sesuai dengan hijab.
  • Gunakan hijab instan untuk sehari-hari di rumah atau untuk kegiatan non formal agar lebih mudah dalam beraktivitas.
  • Untuk acara formal atau mengikuti kegiatan penting gunakan hijab segi empat atau pasmina dengan warna yang elegan.
  • Jika hendak menggunakan hijab instan saat menghadiri acara formal, perhatikan bahan dan model hijab yang dipilih. Sekarang ini banyak beredar ragam hijab instan yang bisa menjadi alternatif pilihan para muslimah. Pasmina instan bisa menjadi pilihan yang tepat.
  • Gunakan hijab dengan bahan yang ringan serta menyerap keringat agar tidak terganggu dalam beraktivitas.
  • Bagi yang aktif dalam menjalankan kegiatannya ataupun para ibu yang memiliki anak kecil usahakan minimalisir penggunaan jarum agar tetap aman.

Itulah tadi beberapa penjelasan tentang manfaat hijab bagi kesehatan serta tips agar tetap nyaman berhijab. Dapat kita simpulkan bahwa aturan bagi perempuan untuk berhijab bukan untuk membatasi aktivitas muslimah. Islam mengatur segala sesuatu disertai dengan manfaat untuk yang melaksanakan aturan tersebut.

Sepatutnya kita bersyukur karena masih dilindungi dengan aturan Alloh swt. Alangkah ruginya jika muslimah yang tahu tentang aturan Islam tapi tidak mau menjalankannya. Sudah banyak kemudahan serta manfaat yang bisa didapatkan dari berhijab. Mari berusaha menjadikan hijab sebagai identitas muslimah yang memberikan kenyamanan. Jika ada kritik dan saran, tulis di kolom komentar ya! Terima kasih sudah membaca artikel ini. Semoga bermanfaat dan menjadi motivasi dalam berhijab bagi muslimah.

Leave a Comment