Nasi Pecel, Makanan Rakyat Yang Mempunyai Filosofi Sangat Mendalam

Di tengah perkembangan zaman yang kian hari kian menimbulkan efek modernisasi di berbagai aspek kehidupan manusia, seakan akan telah memberi isyarat bahwa kemudahan dan kecanggihan pemenuhan kebutuhan hidup ini wajib atau harus dimiliki oleh setiap orang. Mulai dari teknologi, ekonomi, sosial hingga budaya. Semua aspek telah tersentuh oleh perkembangan zaman. Apalagi budaya dan adat istiadat yang cukup rentan bila tidak memiliki akar yang cukup kuat untuk menghadapi keadaan tersebut.

NASI PECEL madiun

Berbicara tentang budaya, tentu tidak lepas dari kata makanan khas atau lebih dikenal dengan sebutan kuliner. Setiap daerah di Indonesia, dapat dipastikan memiliki ciri khas berupa makanan. Entah makanan berat maupun sekedar cemilan. Namun, banyak pula beberapa makanan yang memang samar dan kurang diketahui tepatnya berasal dari daerah mana.

Seperti yang akan kita bahas kali ini adalah Pecel. Ya, pecel adalah sejenis makanan yang menyertakan bumbu sambal kacang di dalamnya sebagai bahan utamanya yang juga dicampur dengan aneka jenis sayuran bayam, kacang panjang, taoge, kangkung, misalnya. Dan yang menambah ciri khas dari makanan ini adalah adanya rempeyek teri dan kacang yang turut menjadi toping diatas bumbu sedapnya.

Nah, makanan inilah yang menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Banyak yang menyebut berasal dari Madiun, Ponorogo, maupun Yogyakarta. Karena memang banyak ditemui di daerah tersebut, yaitu sekitar Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Penyajian Nasi Pecel

Nasi Pecel

Cara penyajian nasi pecel sendiri yaitu beraneka ragam. Ada yang hanya disajikan diatas piring ditemani sendok. Atau bahkan lebih tradisional lagi yaitu dengan dibungkus orang jawa bilang di “buntel” dauh pisang muda untuk menambah sensasi rasa tradisional ketika menghidangkan nasi tersebut.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang nasi pecel, wajib kiranya kita memahami dulu nasi pecel secara filosofi. Dari berbagai macam komponen yang terkandung di dalam nasi pecel. Bumbu Pecel berasal dari kacang tanah. Cita rasa bumbu yang diwujudkan dalam segumpal bungkusan plastik yang bayak kita temui di swalayan maupun warung ini berawal dari olahan yang luar biasa.

Diawali dari proses penanaman benih kacang, perawatan hingga pemanenannya. Tak cukup sampai disitu, selanjutnya ia disangrai, digeprek, dan diuleni (campuri) dengan berbagai bumbu-bumbu penyedapnya. Dari bumbu-bumbu pedas manis asin terciptalah rasa luar biasa yang mempunyai kekhasan tersendiri.

Filosofi Bumbu Pecel

filosofi nasi pecel

Dari bumbu pecel kita bisa mengambil sebuah pesan yang menarik dan sarat makna. Bahwa kebanyakan dari kita berasal dari kalangan orang biasa yang memulai segala sesuatu dari bawah. Dibekali dari perawatan kasih sayang keluarga serta didikan leluhur sekitar, kita siap untuk terjun keluar. Dengan bekal semangat dan niat kita siap diolah untuk lebih berkualitas. Digeprek diuleni dengan berbagai bumbu pengalaman pahit asem pedes manis, hingga terciptalah rasa manusia yang luar biasa. Sederhana namun bermanfaat. Biasa namun memberi arti sekitar.

Dalam sepiring atau sepincuk nasi pecel, kita menemukan kesederhanaan, keragaman, dan makna jati diri kita. Mulai dari masyarakat pinggiran, tengah, hingga atas, semua makan nasi pecel. Mulai dari warung kaki lima, hingga restoran bintang lima, semua menyajikan nasi pecel. Nasi pecel tak pernah disajikan sama.

Meski pilar dasar dari pecel, yaitu sayur dan bumbu pecel, selalu ada, namun jenis sayur yang dipilih, sambal yang ditaburkan, hingga lauk dan kerupuknya, tak pernah sama. Setiap orang punya favorit pecelnya masing-masing. Dan perbedaan itu tidak jadi masalah. Esensi filosofi dari nasi pecel adalah “keserbabolehan”. Tak ada campuran yang salah, semua bisa ditafsirkan. Dan kita masih bisa menyebutnya, Nasi Pecel.

Berbagai sajian nasi pecel nusantara menunjukkan betapa keragaman telah menjadi kekayaan bangsa ini. Keragaman, kesederhanaan, keserbabolehan, dan kemauan menerima perbedaan, adalah filosofi dari sepiring nasi pecel. Dari sepiring nasi pecel, kita belajar kehidupan. Dari sepiring nasi pecel, kita menyadari hakikat diri kita sebagai bangsa.

Bahwa bangsa ini adalah bangsa agraris yang sederhana, namun kaya makna. Oleh karenanya, dalam membangun bangsa, kiranya kita harus melandasi diri pada esensi dasar kekuatan bangsa ini, bangsa agragris yang kerakyatan. Sangat menarik bukan, hanya di dalam satu porsi makanan sederhana namun tersimpan filosofi yang begitu kuat dan membuat kita sadar akan segala hal yang juga di hubungkan dengan kehidupan.

Kandungan Gizi Pecel

kandungan gizi nasi pecel

Lantas bagaimana dengan gizi yang terkandung di dalam nasi pecel. Tentu tidak diragukan lagi. Karbohidrat , protein , serat , gula , kalori yang sebenarnya merupakan komponen penting yang sangat di butuhkan oleh tubuh kita. Tanpa disadari untuk satu porsi nasi pecel maka kita telah memenuhi gizi yang selayaknya untuk dikonsumsi.

Mungkin ada sebagian orang yang enggan menikmati nasi pecel karena takut pada bumbunya, yang terbuat dari bahan kacang tanah tersebut. Ada sebuah mitos yang telah berprasangka kepada bahan itu, yang mengatakan bahwa kacang tanah dapat menimbulkan jerawat dll. Sungguh mitos yang membuat sebagian orang ketakutan dan harus benar-benar diluruskan. Dan ada juga yang mempercayai mitos tersebut, namun tetap saja cuek dan langsung menyantap jika disuguhkan sepiring nasi pecel. disantaplah dengan lahap tanpa memikirkan apapun, yang penting kenyang.

Terlepas dari itu semua, manfaat kacang tanah sangatlah besar, kcang tanah yang mengandung lemak, protein, karbohidrat, vitamin dll. Juga memberikan manfaat yang sangat besar sekali. Berikut adalah beberapa manfaatnya.

  1. Mengatur gula darah
  2. Mencegah batu empedu
  3. Mencegah Depresi
  4. Meningkatkan daya ingat
  5. Mencegah penyakit jantung
  6. Menurunkan berat badan
  7. dan banyak lainnya

Jika sudah megetahui segala komponen dan manfaat dari nasi pecel apakah lantas hanya menjadi penikmat kuliner saja sedangkan peluang bisnis terbuka lebar bagi jiwa – jiwa yang kreatif dan inovatif. Diam – diam telah banyak pengusaha yang sukses membuka usaha dari sesuatu yang sederhana.

Namun keunggulannya adalah terletak pada proses penyajian dan ditambah dengan inovasi yang mereka miliki sehingga memunculkan daya tarik pembeli untuk mengonsumsi. Telah banyak nasi pecel yang diinovasikan dengan berbagai aneka bahan makanan lainnya. Misalnya, ditambah dengan ayam goreng atau empal daging.

Apalagi , nasi pecel ini merupakan kuliner yang bisa dikatakan merakyat yang mudah di gandrungi dan dinikmati oleh semua kalangan masyarakat. Dengan kisaran harga antara Rp 8.000 – Rp 10.000 saja. Merupakan makanan yang dibandrol dengan harga terjangkau. Tidak memiliki waktu yang khas untuk dihidangkan karena baik untuk sarapan , makan siang ataupun malam sekalipun nasi pecel masih menjadi makanan yang wajar.

Mengingat bisnis makanan bisa membuka peluang yang besar karena makanan sendiri merupakan suatu hal yang pasti dibutuhkan manusia setiap harinya bahkan sudah merupakan kebutuhan pokok. Maka tidak salah bila banyak sekali pebisnis yang memilih untuk berbinis kuliner nasi pecel.

Pengunjung juga mencari:

  • filosofi nasi pecel
  • cara penyajian makan menu seimbang
  • filosofi pecel
  • gambar nasi pecel
  • kata kata seputar nasi pecel
  • makna nasi pecel tumpang
  • sebutan nasi pecel di luar

Leave a Comment