Pelajaran Berharga dari Ketetapan-Nya.jpg

Pelajaran Berharga Bagi Siapa Saja Yang Tidak Protes Terhadap Ketetapan-Nya

Pelajaran Berharga dari Ketetapan-Nya – Belajar tidak protes terhadap ketentuan yang Alloh Ta’ala berikan itu perlu karena setiap ketetapan yang diberikan Alloh Ta’ala pasti ada pelajaran yang bisa diambil jika kita berpikir. Saya mencoba merenungi masa yang sudah saya lalui

Di Caci, Di Rendahkan

pelajaran berharga
qerja.com

Pada saat Alloh menghadirkan selama bertahun-tahun orang-orang yang selalu mencaci, merendahkan dan menghina apa yang sedang saya upayakan (impian) awalnya saya ingin menyerah kenapa mereka ada di kehidupan saya dan kenapa mereka tidak percaya?

Pada saat itu rasanya saya ingin menyudahi semua apa yang sudah saya kerjakan tetapi ada suatu “kepercayaan” yang sudah tidak bisa digoyahkan. Akhirnya ya udah deh jalani sendiri aja.

Setelah dijalani ternyata Alloh ingin, saya belajar bahwa Alloh akan memberikan apa saja kepada hambanya selama hambanya masih percaya kepada kebesaran-Nya, pasrah dan tidak berharap kepada siapapun kecuali kepada Alloh Ta’ala.

Di Tolak Kerja Sana-sini

Pelajaran Berharga dari Ketetapan-Nya
job-like.com

Ketika saya ditolak kerja sana sini awalnya saya galau, maunya Alloh itu apa sih? Saya kan mau cari duit kok malah ga dikasih kerjaan.

Setelah saya menjalani prosesnya ternyata Alloh ingin memberikan saya sesuatu yang lebih berharga dan berarti bagi kehidupan saya, lebih dari hanya sekedar uang.

Ketika Belajar Di Suatu Komunitas

Pelajaran Berharga dari Ketetapan-Nya.jpg
matabaraja.com

Ketika saya belajar di suatu komunitas saya berpikir kenapa yahh saya masuk di komunitas ini di angkatan ini? Kenapa ga diangkatan sebelumnya coba atau diangkatan setelahnya deh?

Setelah saya menjalani prosesnya ternyata Alloh ingin menunjukan bahwa diangkatan ini tempat saya bisa banyak belajar dari orang-orang hebat, sholeh dan rendah hati.

Berteman Dengan Orang Belum Mengerti

Pelajaran Berharga dari Ketetapan-Nya.jpg
bataranews.com

Hal lain pun sama ketika saya berteman dengan seseorang  yang kurang bener? Saya berpikir apakah saya termasuk orang yang kurang bener sehingga Alloh Ta’ala mempertemukan saya dengan mereka. Padahal saya tidak ingin jadi mereka, lha kok malah dikumpulkan dengan orang-orang seperti itu

Setelah saya bersabar dengan keadaan saat itu, ternyata Alloh lagi-lagi ingin menunjukan kepada saya bahwa Rahmat-Nya diberikan kepada siapa saja yang Alloh kehendaki.

Di Saat Ingin Mencari Dunia

Pelajaran Berharga dari Ketetapan-Nya.jpg

Disisi lain saya juga pernah kenapa ketika saya ingin mencari dunia, Alloh Ta’ala tidak memberikan saya dunia. Setelah saya pontang panting kerja siang malam usaha sana sini ehh justru Alloh memberikan hal lain yang sebelumnya belum pernah saya alami. Saya mencoba berpikir kembali, Alloh ini mau saya belajar apa? Mau menjadikan saya seperti apa? dan Pengennya Alloh kaya gimana?

Setelah berusaha dengan berbagai ujian yang datang, ternyata Alloh memberikan jawabannya melalui seorang ustadz yang memberikan nasehat “ketika Alloh cinta kepada hambanya ia tidak langsung memberikan dunia terlebih dahulu kepada hambanya. Alloh ingin mengajak hambanya kepada jalan yang bener dulu, kalo kamu sabar menjalaninya in sha Alloh dunia akan di dapat” Setelah menemukan jawabannya ya udah deh disabar-sabarin dulu.

Pelajaran Berharga

Pelajaran Berharga dari Ketetapan-Nya.jpg
gulangguling.com

Masa depan memang tidak ada yang tau tapi masa lalu memberikan pelajaran yang sangat berharga sedangkan dimasa sekarang kita dapat belajar banyak hal. Terkadang ketika menjalani prosesnya kita merasakan lelah, putus asa dan Alloh Ta’ala dengan sengaja menghadirkan orang-orang yang selalu merendahkan, mencaci dan menghina apa yang sedang kita upayakan untuk membuat kita menyerah.

Namun tak ada masalah tanpa solusi dan Alloh Ta’ala memberikan masalah dan solusi dalam satu paket.

Dan apabila hamba-hamba Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang-orang yang memohon kepada-Ku. Maka bermohonlah kepada-Ku dan berimanlah kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran (Q.S Al-Baqarah :186).


Rasulullah saw bersabda dalam sebuah hadist:

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. (HR Bukhari Muslim).


Dari Abu Darda ra bahwasannya ia mendengar Rosululloh SAW bersabda: “Tiada seorang muslim yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya, kecuali malaikat berkata: Dan untuk kamu pula seperti itu”. (HR. Muslim)


“Barangsiapa menginginkan sukses dunia hendaklah diraihnya dengan ilmu dan barangsiapa menghendaki sukses akherat hendaklah diraihnya dengan ilmu, barangsiapa ingin sukses dunia akherat hendaklah diraih dengan ilmu” ~Iman Syafi’i


“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang mengubah nasib atau keadaan yang ada pada dirinya ” (QS Ar-Ra’d:11)


“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau dikenang bekasnya (perjuangan atau jasanya), maka hendaklah ia menghubungkan silaturahmi.” (HR Muslim)


Dari Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-sebenarnya tawakkal, niscaya Dia akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada seekor burung yang pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali pada sore hari dalam keadaan kenyang.”
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi)


Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Baqarah: 261)


Jika kamu bersyukur pasti akan aku tambah (nikmat-Ku) untukmu dan jika kamu kufur maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih” (QS Ibrahim: 7)


Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS. Ath Thalaaq:2-3)

Leave a Comment