Pengertian Gizi Buruk dan Berbagai Kasus Yang Melanda berbagai Negara

Pengertian gizi buruk –  Setiap orang memerlukan asupan bagi tubuh mereka. Asupan tersebut diperlukan agar mendapatkan tenaga untuk menunjang segala aktivitasnya. Demi mendapatkan asupan tersebut maka seseorang harus makan. Makanan yang sehat mengandung gizi yang penting bagi tubuh.

Di dalam islam telah disinggung mengenai makanan yang baik nan halal. Makanan yang baik, sehat, dan halal tentu saja mengandung segala kebutuhan yang diperlukan tubuh agar bertenaga. Lantas bagaimana jika seseorang mengalami gizi buruk?  Dan bagaimana pandangan islam dalam menyikapi gizi buruk? Berikut adalah ulasan selengkapnya!

Pengertian Gizi Buruk

Pengertian Gizi Buruk balita

 

Malnutrisi atau yang lebih kita kenal dengan gizi buruk adalah rendahnya gizi pada tubuh manusia dibawah normal yaitu <-3SD tabel baku WHO-NCHS yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam jangka waktu yang lama sehingga membuat berat badan menurun secara drastis. Malnutrisi (gizi buruk) sering kali disamakan dengan kurang gizi. Padahal dalam istilah medis keduanya adalah berbeda.

Kurang gizi adalah kondisi dimana tubuh kekurangan nutrisi yang disebabkan oleh diet yang tidak tepat. Seringkali seseorang melakukan diet dengan tidak memperhatikan asupan yang diperlukan bagi tubuhnya. Alhasil tubuh akan kekurangan daya dan efektivitasnya. Sehingga seseorang akan merasa lemas untuk melakukan aktivitasnya. 

Pada umumnya tubuh manusia memerlukan gizi untuk menyuplai tenaga yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas. Gizi diperoleh dari proses absorbsi, metabolisme, penyimpanan, transportasi, dan pengeluaran zat-zat tidak diperlukan oleh tubuh. Dengan kandungan nutrisi pada makanan yang cukup maka gizi yang dibutuhkan juga cukup untuk menunjang tenaga yang diperlukan dalam beraktivitas. 

Gizi buruk dapat dikenali dari pengukuran berat badan terhadap tinggi badan. Penyakit ini sering menjangkiti anak-anak yang tidak mendapatkan konsumsi gizi yang cukup dalam makanannya ataupun yang telah lama menderita sakit. Meskipun demikian, gizi buruk juga dapat mengintai orang-orang dewasa yang tidak pandai dalam memperhatikan asupan pada makanannya

Penyebab Gizi Buruk

Pengertian Gizi Buruk anak

 

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa malnutrisi (gizi buruk) disebabkan oleh kurangnya nutrisi yang didapatkan oleh tubuh pada makanan yang dikonsumsi. Tubuh yang aktif bergerak memerlukan tenaga yang ekstra. Dan demi mendapatkan tenaga yang besar maka diperlukan nutrisi yang banyak pula.

Banyak sekali penyebab seseorang mengalami gizi buruk. Yang pertama adalah karena kurangnya informasi dan pengetahuan tentang gizi makanan. Hal ini tak hanya berlaku bagi kalangan menengah ke bawah, namun masih banyak pula seseorang dari kalangan atas yang belum memahami gizi pada makanan. Hal ini disebabkan karena kurang minatnya seseorang pada kegiatan membaca informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Karena bisa jadi saat seseorang memiliki banyak uang maka akan menganggap bahwa kesehatan merupakan suatu hal yang dapat dibeli dengan uang.

Penyebab yang kedua adalah karena ekonomi yang rendah. Seseorang yang berasal dari kalangan ekonomi rendah sangat sulit untuk memperoleh makanan bergizi untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan tubuh. Jangankan makanan bergizi, untuk makan sehari tiga kali pun sangatlah sulit. Maka untuk anda yang merasa berkecukupan dan memiliki kesempatan untuk makan, janganlah sia-siakan makanan yang diperoleh dan bantulah mereka yang kesulitan dalam upaya mencari makan.

Penyebab yang ketiga adalah kondisi sanitasi. Mengapa hal ini berhubungan? Lingkungan dengan sanitasi yang baik berpengaruh pada kesehatan yang juga akan menjadi baik. Sebaliknya pada sanitasi yang kotor seringkali menyebabkan seorang anak dengan daya imun yang masih lemah akan terserang suatu penyakit. Seseorang yang menderita sakit akan berdampak pada kondisi metabolisme pada tubuhnya. Dengan demikian sanitasi pada lingkungan sekitar sangat penting untuk diperhatikan.

Gizi Buruk Dalam Islam

Pengertian Gizi Buruk

Islam adalah agama yang mengatur segala hal yang berhubungan dengan manusia. Tak terkecuali dalam hal makanan yang diperlukan manusia untuk mendukung kelancaran dalam melaksanakan ibadahnya. Islam memerintahkan manusia untuk memakan sesuatu yang halal lagi baik demi menjaga kesehatan tubuhnya. Di dalam Al-qur’an surat al-maidah ayat 88 telah dijelaskan :

وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ

Makanlah apa saja yang halal dan baik menurut selera kalian, dari makanan yang diberikan dan dimudahkan Allah untuk kalian. Takutlah dan taatlah selalu kepada Allah selama kalian beriman kepada- Nya.” (QS. Al-Maidah : 88)

Bertalian dengan surat tersebut maka sangatlah penting bagi umat islam untuk selalu menjaga makanannya. Terutama makanan halal lagi baik dikonsumsi untuk tubuh. Tubuh yang sehat merupakan tameng dari berbagai penyakit, termasuk malnutrisi. Tak bisa dipungkiri bahwa ketika syariat islam menganjurkan suatu kebaikan maka hal itu memanglah baik untuk kemaslahatan manusia serta tak diragukan oleh ilmu pengetahuan dan logika. Berbagai penelitian dilakukan untuk menguji kandungan pada daging babi yang telah diharamkan oleh Al-Qur’an,  maka hasilnya memanglah daging babi berbahaya untuk tubuh manusia. Maha benar Allah atas segala firman-Nya.

Negara-Negara Dengan Penderita Gizi Buruk Di Dunia

Penyebab Gizi Buruk

 

Pada tahun 2010–2012, FAO memperkirakan sekitar 870 juta orang dari 7,1 miliar penduduk dunia atau satu dari delapan orang penduduk dunia menderita gizi buruk. Gizi buruk banyak diderita oeh anak-anak yang sebagian besar terjadi di negara berkembang. Hal ini dikarenakan banyaknya penduduk di negara berkembang yang masuk pada kalangan ekonomi kelas bawah yang memungkinkan mereka sulit untuk mendapatkan makanan yang bergizi.

Negara berkembang dengan kasus gizi buruk terparah di dunia adalah Negara Nigeria yang terletak di benua Afrika. Terdapat kurang lebih 3,8 juta anak-anak dinyatakan meninggal dunia akibat gizi buruk dalam setiap tahunnya. Disusul negara-negara berkembang lainnya seperti Ethiopia, Sierra Leone, Afganistan, Mozambik, Rwanda, Burkina Faso, Burundi, Kamboja, dan Angola juga mengalami hal yang sama. Dan negara Kamboja menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memiliki kasus gizi buruk terparah di dunia.

Kasus Gizi Buruk di Indonesia

akibat gizi buruk

Indonesia merupakan negara yang masih tergolong pada tingkatan negara berkembang. Masih banyak masyarakat miskin yang memerlukan uluran tangan pemerintah tak terkecuali pada urusan makan. Demi mengobati rasa laparnya bukan hal yang mengherankan lagi bila masyarakat miskin di Indonesia memakan makanan basi yang tak layak makan.

Hal ini dikarenakan tingginya harga kebutuhan pokok yang tidak dibarengi dengan luasnya lapangan pekerjaan. Tak ayal jika gizi buruk juga menjangkit beberapa daerah di Indonesia. Di tahun 2017 angka gizi buruk di Indonesia turun menjadi 27,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 37,2 persen.

Cara Menangani dan Mencegah Gizi Buruk

pencegahan Gizi Buruk

Meluasnya kasus gizi buruk membuat kita harus waspada dan senantiasa menjaga kesehatan terutama memperhatikan nutrisi pada makanan. Gizi buruk memanglah bukan penyakit yang menular, namun nelihat banyaknya presentase jumlah penderita kasus gizi buruk maka tidak menutup kemungkinan kita juga dapat mengalami hal yang sama.

Diperlukan upaya-upaya untuk mencegah dan mengatasi terjangkitnya seseorang dari gizi buruk. Diantaranya adalah dengan memperbaiki asupan nutrisi, melakukan pengobatan bagi penderita, meninggalkan kebiasaan seperti merokok, memperbaiki sanitasi, dan menyeimbangkan ekonomi.

Gizi buruk membuat tubuh si penderitanya seperti monster. Karena ciri khas dari penderita penyakit ini adalah tubuh yang amat sangat kurus dengan kondisi perut yang membuncit. Semoga kita senantiasa dijaga oleh Allah dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Leave a Comment