Step By Step : The Power Of Doa

Ubah Cara Berdoa!

Dulu saat di SMP, ada sebuah percobaan menarik menggunakan garputala. Dua buah garputala (A dan B) di hadap2 kan.

Seorang siswa diminta memukul garputala A. Sementara siswa lainnya mengamati apa yang terjadi dengan garputala B.

Saat itu kita sangat takjub. Bagaimana tidak, dua garputala terpisah beberapa cm saling menggetarkan.

Garputala A yang dipukul akan bergetar, sekaligus menggetarkan garputala B.

Yang lebih mengesankan saat jumlah garputala ditambah, bunyinya saling menguat dan terdengar lebih keras.

Seluruh siswa, termasuk kita ber tanya2, mengapa hal ini bisa terjadi ?

Guru sains menjelaskan bahwa garputala A dan B itu bisa saling menggetarkan, karna keduanya mengalami resonansi (energi yg saling mengikat), hingga memiliki frekuensi yg sama. Semakin banyak garputala (frekuensi sama) ditambahkan, maka makin keras bunyi yg dihasilkan.

Penjelasan sang guru ber tahun2 lalu itu memotivasi kita utk menyelidiki lebih jauh.

Ternyata tidak hanya garputala, namun seluruh isi alam semesta ini akan saling menggetarkan, bila memiliki frekuensi sama.

Bila Anda berpikir/berniat baik, maka Anda akan mengirim pikiran/niat baik ini ke seantero semesta.

Anda akan menggetarkan pikiran/niat baik lainnya yg ada disudut manapun di alam ini.

Sebaliknya, bila Anda berpikir/berniat jahat, maka Anda akan mengirim pikiran/niat jahat ini ke seantero semesta.

Anda akan menggetarkan pikiran/niat jahat lainnya yg ada di sudut manapun di alam ini.

Itulah mengapa saat Anda berpikir/berniat baik, Anda akan dijumpai/ didekati oleh orang2 yang berpikiran sama dan didekati/dido’a kan oleh para malaikat.

Sebaliknya, saat Anda berpikir/berniat jahat, Anda akan dijumpai/ didekati oleh orang2 yg berfikiran sama, juga didekati oleh setan, jin, iblis, dan antek-anteknya.

Begitulah hukum SALING GETAR (Hukum RESONANSI) bekerja.

Demikian pula dalam DO’A. Berdo’a lah yang baik2, agar Anda MENGGETARKAN yang baik juga.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai do’a ini.

Anda boleh berdo’a seperti ini, “Ya Allah… berilah SAYA ini… berilah SAYA itu…” dsb…

TETAPI JANGAN TERLALU…

Maksudnya ?
Anda jangan terlalu berdo’a hanya untuk diri Anda sendiri.

Karena kalau Anda berdo’a hanya untuk diri sendiri, maka ANDA TIDAK PERNAH MENGGETARKAN SESUATU/SESEORANG diluar sana.

UBAH DO’A ANDA

Berdo’alah buat kaum muslimin dan muslimat, mu’minin dan mu’mminat, kedua orang tua Anda, isteri/suami, anak2, kakak, adik, keponakan, ipar, mertua, mantu, kerabat, sahabat2, teman2 Anda…

Kirimkanlah do’a2-mu kepada guru2-Anda, murid2-mu, kepada siapapun yang dikenal maupun tidak…

Anda tahu apa terjadi ?

SEMUA BERGETAR DAN SALING MENGUATKAN

Dan berita baiknya, bila Anda berdo’a bukan untuk diri Anda sendiri, tapi juga berdo’a untuk orang lain, maka Anda DIDO’AKAN KEMBALI OLEH MALAIKAT.

Simak Hadist ini :
“Do’a seorang muslim untuk saudaranya DILUAR SEPENGETAHUAN YANG DIDO’AKAN, do’anya mustajab.

Di atas kepala orang berdo’a itu ada malaikat yg ditugaskan, agar setiap kali dia berdo’a untuk saudara2-nya langsung disambut “Aamiin walaka bimitslih” (semoga dikabulkan dan untukmu sendiri juga seperti itu)”
(HR Muslim).

Untuk itu…
BERDO’A JUGA UNTUK SIAPAPUN TANPA SEPENGETAHUAN ORANG ITU. BEGITU ANDA UBAH DO’A ANDA KEPADA ORANG LAIN, MAKA DO’A ITUPUN UNTUK ANDA JUGA.

Coba bayangkan seandainya kita semua saling mendo’a kan yg baik dan terbaik buat siapapun.

Bukankah negeri dan alam semesta ini akan dipenuhi dan diliputi gelombang frekuensi yang baik ?

Bukankah frekuensi baik ini akan MENARIK DAN MENGGETARKAN frekuensi Cinta dan Kasih sayang dari Allah

Semoga bermanfaat dan kita bisa mengambil hikmahnya

Leave a Comment