Bersyukurlah Jika Kamu Terlahir Sebagai Seorang Perempuan! Uhukk

Bagaimana pendapatmu tentang para waria yang dapat kamu temui di sudut perkotaan ? Mereka adalah para lelaki yang mengenakan busana dan berdandan seperti layaknya kaum hawa. Lalu bagaimana pendapatmu mengenai perempuan tomboy ? Terlahir sebagai seorang perempuan terkadang membuat seseorang menyesal. Hingga nekat mengubah jenis kelaminnya.

Padahal, seharusnya kamu patut berbangga dan bersyukur dengan takdir yang telah digariskan Allah kepadamu, girls. Pasalnya, menjadi seorang perempuan merupakan suatu kemuliaan yang telah kita dapatkan sejak lahir. Rasulullah bersabda dalam suatu hadist bahwa derajat seorang perempuan adalah tiga kali lebih tinggi dari kaum laki-laki. Itulah alasan mengapa kaum hawa pantas untuk mendapatkan kehormatan.

Bersyukurlah Jika Kamu Terlahir Sebagai Seorang Perempuan

Pada zaman jahiliyah, perempuan dianggap tidak berguna. Hingga apabila seorang ibu melahirkan anak berjenis kelamin perempuan akan langsung dikubur hidup-hidup. Anak perempuan dianggap sebagai sebuah aib yang mana bila dibiarkan tetap hidup hanya akan merepotkan sang ayah. Berbeda halnya apabila yang terlahir adalah anak laki-laki, maka itu adalah sebuah kehormatan. Karena perempuan dianggap tidak akan berguna dalam peperangan.

Sementara di Indonesia pada zaman dulu, perempuan dianggap hanya sebagai pemuas nafsu saja. Perempuan tidak pantas menerima ilmu pengetahuan. Hingga tercetuslah emansipasi wanita berkat jasa dari Ibu Kartini. Sejak saat itu, harga diri perempuan jauh lebih di hargai dan perempuan mendapatkan kesetaraan status sosial yang sama dengan laki-laki.

Perempuan diperbolehkan sekolah dan bekerja. Hingga kemudian waktu terus berjalan dan sampai pada era sekarang, dimana telah banyak perempuan bergelar ‘wanita karier’.  Wanita karier adalah wanita cerdas, mandiri dan pekerja keras. Tidak berlaku belenggu untuk perempuan di zaman ini.

Bersyukurlah Jika Kamu Terlahir Sebagai Seorang Perempuan

Kemuliaan seorang perempuan juga tercermin dari perintah syariat agama islam yang mewajibkan seorang perempuan menutup seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangannya. Namun seringkali perempuan tidak paham mengenai arti dari perintah ini. Mereka menganggap bahwa ini adalah keterbatasan yang mengekang kaum hawa.

Namun inilah bentuk penghormatan islam kepada perempuan. Seperti halnya jika kamu disuruh memilih antara permen yang masih terbungkus dengan permen yang telah terbuka maka kamu pasti akan memilih permen yang masih terbungkus. Karena permen yang terbungkus itu terjaga, belum tersentuh, dan terjamin masih utuh.

Anak perempuan merupakan harta berharga bagi kedua orang tuanya. Perempuan memegang kunci kehormatan kedua orang tuanya. Dia merupakan amanah hingga dia menikah. Setelah dia menikah, amanah berharga untuk menjaga dan membimbingnya akan jatuh kepada sang suami. Sang perempuan harus patuh kepada suaminya dan apabila terdapat pilihan untuk memilih diantara suami atau kedua orang tuanya, dia harus memilih sang suami.

Bersyukurlah Jika Kamu Terlahir Sebagai Seorang Perempuan

Berbeda halnya dengan seorang lelaki yang harus memilih orang tuanya jika dihadapkan kepada pilihan antara orang tua dan istrinya. Oleh karena itu akan terasa berat bagi kedua orang tuamu saat di hari bahagiamu justru mereka harus melepaskanmu pergi bersama pria terkasihmu yang akan menemani hidup sepanjang hayatmu, girls. Sedih ya.

Selepas itu, kamu masih mempunyai kewajiban kepada mereka lho, girls. Meskipun statusmu telah berubah menjadi istri seorang lelaki, tetapi statusmu sebagai anak masihlah berlanjut. Kamu tetaplah harus berbakti kepada mereka, membantu kehidupan mereka, menjalin komunikasi dengan mereka, melayani mereka di masa rentanya, dan selalu mendoakan kebahagiaan mereka.

Perempuan adalah harta yang paling berharga bagi orang-orang disekelilingnya. Ketika pertama kali dia terlahir ke dunia hingga dia besar, dia adalah amanah dan ladang pahala bagi kedua orang tuanya juga saudara laki-lakinya. Ketika ia telah menikah maka dia menjadi naungan surga bagi suaminya. Setelah membaca ini, kamu sebagai perempuan patut berbangga bukan?

Leave a Comment